Jadi, bagaimana Anda memulai perjalanan sukses? Apa yang diperlukan untuk menjadi sukses? Dua hal diperlukan: gambaran sukses yang benar dan prinsip untuk mencapainya.
Gambaran sukses tiap orang adalah berbeda sebab kita diciptakan sebagai individu yang unik. Tetapi proses itu sendiri sama bagi setiap orang. Hal itu berdasarkan pada prinsip-prinsip yang tidak berubah. Setelah lebih dari dua puluh lima tahun mempelajari orang-orang yang sukses, saya telah mengembangkan definisi sukses sebagai berikut:
Sukses adalah …
Mengetahui tujuan hidup Anda,
Bertumbuh untuk mencapai potensi maksimum Anda, dan
Menebarkan benih yang menguntungkan orang lain.
Anda tidak akan mengalami perasaan telah mencapai sesuatu, tetapi tetap merasa kosong dan mencari-cari sesuatu untuk dilakukan.
Melalui definisi tersebut Anda bisa melihat mengapa sukses merupakan perjalanan bukan tujuan. Seberapa lama Anda hidup atau apa yang Anda putuskan untuk dikerjakan dalam hidup ini, Anda tidak akan pernah kehabisan kapasitas untuk menumbuhkan potensi Anda atau kehilangan kesempatan untuk menolong orang lain. Ketika Anda memandang sukses sebagai satu perjalanan, Anda tidak akan pernah bermasalah dengan mencoba untuk “tiba” di tempat tujuan akhir. Anda tidak akan pernah mengalami perasaan Anda telah mencapai sesuatu tetap merasa kosong dan mencari-cari sesuatu untuk dilakukan.
Manfaat lain dengan memfokuskan pada perjalanan sukses daripada tiba di satu tempat atau mencapai cita-cita ialah Anda mempunyai potensi untuk menjadi sukses hari ini. Pada saat Anda mulai mengalihkan tujuan Anda, menumbuhkan potensi, dan menolong orang lain, sukses untuk menjadi apa Anda saat ini, bukan sesuatu yang Anda dambakan suatu hari.
Untuk bisa mempraktikkan aspek sukses, marilah kita selidiki satu demi satu:
Mengetahui Tujuan Anda
Tidak ada yang bisa menggantikan posisi tujuan Anda. Seorang jutawan industrialis Henry J. Kaiser, pendiri Kaiser Aluminium dan Kaiser Permanente health care system, mengatakan, “Bukti hingga Anda tidak bisa menjadi yang terbaik adalah karena Anda belum menentukan tujuan dalam hidup ini.” Dengan kata lain, apabila Anda tidak mencoba secara aktif untuk mengetahui tujuan Anda, Anda seperti menghabiskan hidup Anda dengan mengerjakan yang salah.
Saya yakin Allah menciptakan tiap orang dengan maksud tertentu. Menurut ahli psikologis Viktor Frank, “Setiap orang mempunyai pekerjaan atau misi spesifik di dalam hidup ini. Setiap orang harus melakukan tugas konkrit yang menuntut kepuasan diri. Di sanalah ia tidak bisa digantikan, hidupnya tidak bisa diulang kembali. Jadi, tugas tiap-tiap orang itu unik seperti kesempatan spesifik untuk melaksanakannya.” Masing-masing kita memiliki satu maksud mengapa kita diciptakan. Tanggung jawab dan sukacita kita yang paling besar adalah mengetahuinya.
Inilah beberapa pertanyaan untuk diri Anda sendiri agar dapat menolong Anda mengetahui tujuan Anda.
Untuk apa saya mencari-cari? Kita semua memiliki keinginan kuat di lubuk hati kita, sesuatu yang berbicara kepada pikiran dan perasaan yang paling dalam, sesuatu yang mengobarkan api di dalam jiwa kita. Ada orang yang mempunyai perasaan kuat ketika masih anak-anak. Ada juga yang menghabiskan setengah hidup mereka untuk menemukannya. Anda hanya perlu menemukannya. (Saya akan berbicara lebih banyak mengenai cara untuk mengembangkan impian yang ada di dalam diri Anda pada bab berikutnya.)
Mengapa saya diciptakan? Kita masing-masing berbeda. Tidak satu orang pun di dunia ini yang memiliki karunia, bakat, latar belakang, atau masa depan yang sama. Itulah satu alasan mengapa salah jika Anda ingin menjadi orang lain.
Pikirkan berbagai kemampuan unik Anda, sumber-sumber yang tersedia bagi Anda, sejarah pribadi Anda, dan berbagai kesempatan di sekitar Anda. Jika Anda berpikir terbuka mengenai faktor-faktor ini dan menemukan impian hari Anda, Anda telah melakukan banyak hal untuk menemukan tujuan dalam hidup ini.
Apakah saya percaya dengan potensi saya? Anda tidak dapat terus menerus bersikap berlawanan dengan cara Anda melihat diri sendiri. Jika Anda tidak yakin berpotensi, Anda tidak akan pernah mencapainya. Jika Anda tidak mau bekerja untuk mencapai potensi, Anda tidak akan bisa sukses.
Anda harus mengindahkan nasehat dari Presiden Theodore Roosevelt yang mengatakan, “Lakukan apa yang Anda bisa, dengan apa yang Anda miliki, di mana Anda berada.” Jika Anda melakukannya dengan mata terpaku pada tujuan hidup, apa lagi yang bisa diharapkan dari Anda?
Jawaban pertanyaan “kapan saya mulai? Adalah SEKARANG.
Kapan saya mulai? Ada orang yang hidupnya dari hari ke hari, mengizinkan orang lain mendikte apa yang mereka lakukan dan bagaimana melakukannya. Mereka tidak pernah mencoba tujuan hidup yang sesungguhnya. Ada juga orang yang menyadari tujuan mereka, tetapi tidak berbuat apa-apa. Mereka menunggu-nunggu inspirasi atau izin atau undangan untuk mulai. Akan tetapi, jika mereka menunggu terlalu lama, mereka tidak akan pernah pergi. Jadi, jawaban pertanyaan “kapan saya mulai” adalah SEKARANG!
Menumbuhkan Potensi Anda
Pengarang novel H.G. Wells menyatakan bahwa kekayaan, kepopuleran, tempat, dan kuasa bukanlah ukuran sukses. Ukuran sukses yang sesungguhnya adalah rasio antara seperti apa kita seharusnya dan seperti apa kita sekarang ini. Dengan kata lain, sukses datang sebagai hasil dari potensi yang bertumbuh.
Ada yang mengatakan bahwa potensi kita merupakan karunia Tuhan, dan apa yang kita lakukan dengannya merupakan hadiah kita untuk-Nya. Namun, pada waktu yan bersamaan, barangkali potensi kita adalah sumber terbesar yang tidak pernah dikutak-katik. Henry Ford mengatakan, “Tidak ada satu orang pun yang tidak mampu melakukan lebih daripada yang ia pikir bisa melakukannya.”
Kita memiliki potensi yang hamper tanpa batas. Sekalipun demikian, hanya sedikit orang yang menggunakannya. Mengapa? Jawabannya: Kita bisa melakukan apapun, tetapi kita tidak bisa melakukan semuanya. Banyak orang membiarkan semua orang di sekitarnya memutuskan agenda hidup mereka. Akibatnya, mereka tidak pernah menentukan tujuan hidup. Mereka menjadi orang serbaguna bukan bos siapa pun daripada orang dengan kemampuan terbatas, berfokuskan pada satu orang.
Jika yang tertera di atas menggambarkan diri Anda sendiri dan Anda tidak menyukainnya, itu berarti Anda siap mengambil langkah untuk membuat satu perubahan. Inilah empat prinsip untuk mengantar Anda ke jalan pertumbuhan potensi:
1. Berkonsentrasi pada tujuan utama.
Tidak ada orang yang bisa memaksimumkan potensi dengan berpencar ke dua puluh arah yang berbeda. Mencapai potensi memerlukan fokus. Itulah sebabnya mengapa penting mengetahui tujuan Anda. Jika Anda sudah memutuskan ke mana perhatian mau difokuskan, Anda harus memutuskan apa yang Anda mau korbankan untuk melakukannya. Itu sangat penting. Tiada sukses tanpa pengorbanan. Kedua-duanya berjalan bersama-sama. Jika Anda ingin memperoleh sedikit, pengorbanan Anda juga sedikit. Namun, jika Anda mau melakukan hal-hal besar, Anda harus rela berkorban banyak.
2. Berkonsentrasi pada perbaikan diri yang berkesinambungan.
David D. Glass, CEO (Chief Executive Officer) Wal-Mart stores, pernah ditanyakan seseorang tentang siapa yang paling ia kagumi. Jawabannya pendiri Wal-Mart, Sam Walton. Dia berkomentar, “Selama hidupnya, tidak pernah melewatkan satu hari untuk memperbaiki dirinya.”
Komitmen untuk memperbaiki diri dengan berkesinambungan adalah kunci mencapai potensi Anda dan kesuksesan. Setiap hari, Anda dapat menjadi sedikit lebih baik daripada kemarin. Anda juga akan menyadari bahwa apa yang Anda peroleh sebagai akibat dari pertumbuhan tidak sepenting Anda menjadi apa selama proses.
3. Lupakan masa lalu
Teman saya, Jack Hayford, seorang pendeta dari Church on the Way di Van Nuys, California, berkomentar, “Masa lalu itu perkara mati, dan kita tidak bisa bergerak ke hari esok, jika kita tetap menyeret masa lalu di belakang kita.” Sayangnya, itulah yang sering dilakukan orang banyak. Mereka menarik masa lalu kemana pun mereka pergi. Akibatnya, mereka tidak pernah maju.
Saya menyukai sikap Cyrus Curtis, yang pernah mempunyai Saturday Evening Post. Dia menggantung satu tulisan papan di kantornya yang mengatakan, “Kemarin telah berakhir tadi malam.” Itulah caranya untuk mengingatkan diri dan stafnya bahwa masa lalu sudah selesai, dan kita harus melihat ke depan, bukan ke belakang.
Mungkin Anda telah melakukan banyak kesalahan di dalam hidup Anda, atau mungkin Anda mempunyai masa lalu yang sulit dan penuh tantangan. Hadapi semuanya itu dan tetap maju. Jangan biarkan ia menghalangi Anda untuk mencapai potensi Anda.
Jika Anda membutuhkan inspirasi, pikirkan orang lain yang telah mengalahkan halangan yang kelihatannya tidak bisa ditundukkan, seperti Bookert T. Washington. Dia dilahirkan sebagai budak dan tidak mendapatkan apa yang tersedia bagi masyarakat kulit putih, tetapi dia tidak mengizinkan hal itu menghalanginya untuk mengejar potensi. Dia mendirikan Tuskegee Institute dan National Black Business League. Katanya, “Saya telah belajar bahwa sukses itu tidak bisa diukur dari posisi seseorang melainkan berdasarkan halangan yang telah ia tundukkan untuk menjadi sukses.
Pikirkan Helen Keller, yang kehilangan penglihatan dan pendengaran pada usia sembilan belas tahun. Dia mengatasi kecacatannya, lulus dari Radcliffe College, dan menjadi seorang pengarang, dosen yang berpengaruh, dan pahlawan bagi tunanetra.
Pikirkan Franklin Delano Roosevelt. Pada tahun 1921, pada usia tiga puluh sembilan tahun, dia terkena polio ganas, yang melumpuhkan dan membuat dia kesakitan. Dia tidak pernah berjalan lagi tanpa bantuan. Tetapi dia tidak mengijinkan hal itu menghentikannya dari pencapaian potensi. Delapan tahun kemudian, ia menjadi Gubernur New York, dan pada tahun 1932, dia terpilih sebagai presiden Amerika Serikat.
Tak perlu diragukan, Anda bisa memikirkan orang-orang lain yang telah mengatasi tragedy atau kesalahan di masa lalu untuk mencapai potensi mereka. Mungkin Anda mengenal beberapa orang secara pribadi yang tetap bertahan untuk menjadi sukses. Izinkan mereka menjadi inspirasi anda. Apa pun yang Anda hadapi dahulu, anda berpotensi untuk mengatasinya.
4. Fokus pada masa depan.
Salah satu pemain bola basket, legendaries Yogi Berra, menyatakan, “Masa depan tidak seperti dulu lagi.” Meskipun mungkin itu benar, namun masa depan tetap satu-satunya tempat ke mana kita pergi. Potensi Anda ada di depan Anda apakah Anda berumur delapan, delapan belas, empat puluh delapan, atau delapan puluh. Anda masih berkesempatan untuk memperbaiki diri Anda. Anda bisa menjadi lebih baik besok daripada hari ini. Seperti yang dikatakan oleh pepatah Spanyol, “Orang yang tidak melihat ke depan akan tertinggal di belakang.”
Menabur Benih yang bermanfaat bagi orang lain
Ketika Anda mengetahui tujuan hidup dan bertumbuh untuk mencapai potensi maksimum Anda, Anda dalam perjalanan untuk menjadi sukses. Akan tetapi, ada satu bagian perjalanan sukses yang penting: menolong orang lain. Tanpa aspek itu, perjalanan tersebut akan menjadi sepi dan tidak berarti.
Ada yang mengatakan bahwa penghasilan kita berasal dari apa yang kita peroleh, tetapi kita hidup dari apa yang kita beri. Dokter, ahli theologia, dan ahli filosofi Alberth Schweitzer menyatakan: “Tujuan hidup manusia adalah melayani dan memperlihatkan kasih saying serta ingin menolong orang lain.” Bagi dia, perjalanan sukses membawanya ke Afrika. Di sana, ia melayani selama beberapa tahun.
Penghasilan kita berasal dari apa yang kita peroleh, tetapi kita hidup dari apa yang kita beri.
Bagi Anda, menabur benih yang bermanfaat bagi orang lain bukan berarti bepergian ke Negara lain untuk melayani kaum miskin – kecuali itu tujuan Anda dilahirkan. (Jika itu benar, anda tidak akan merasa puas sampai Anda melakukannya). Akan tetapi, jika Anda seperti kebanyakan orang, menolong orang lain pun bisa Anda lakukan di rumah seperti menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga, memuji staf Anda yang berpotensial, menolong orang di sekitar Anda, atau menomorduakan keinginan pribadi Anda demi kepentingan tim di tempat kerja. Kuncinya adalah menemukan tujuan Anda dan menolong orang lain saat Anda sedang mengejarnya. Seorang artis Danny Thomas bersikeras bahwa “Kita semua lahir dengan satu maksud, tetapi tidak semuanya mengetahui mengapa. Sukses di dalam hidup tidak berhubungan dengan apa yang Anda peroleh di dalam hidup atau prestasi Anda. Sukses adalah apa yang Anda lakukan bagi orang lain.”
Perjalanan sukses tidak akan kelihatan sama bagi setiap orang sebab gambaran sukses untuk setiap orang berbeda. Namun, prinsip-prinsip yang digunakan untuk mengadakan perjalanan tidak berubah. Mereka dapat diterapkan di rumah, di sekolah, di kantor, di lapangan bola, dan di gereja. Itulah isi dari buku ini, prinsip-prinsip untuk menolong Anda mengetahui tujuan hidup, menumbuhkan potensi, dan menabur dan menerapkan ide-ide ini. Anda bisa menjadi sukses hari ini juga.
IKUTI SAYA DALAM PERJALANAN INI
Saya akan bercerita tentang seseorang yang saat ini bersama-sama dengan saya di perjalanan sukses ini. Namanya Charlie Wetzel. Dia menulis dan mengerjakan penelitian untuk buku-buku dan artikel saya. Beberapa tahun yang lalu, bila Anda menanyakan kepadanya arti sukses, inilah jawabannya, “Sukses itu menemukan karir yang Anda sukaai dan dapat Anda daki, dan terus naik ke puncak organisasi.” Bagi dia, sukses itu satu tempat tujuan, tempat anda berbuat sebaik mungkin untuk mencapainya, tetapi prestasi Anda tergantung pada banyak faktor di luar kekuasaan Anda: keadaan, politik kantor, kesempatan, dan keberuntungan. Itulah tempat yang ingin ia capai pada satu saat, meskipun hanya segelintir orang yang berhasil. Dan saya kita ia akan mengatakan bahwa ia sendiri tidak yakin ia akan berhasil.
Sekarang Charlie datang kepada saya selama dua setengah tahun, dan pendapatnya tentang sukses tidak seperti dulu lagi. Sekarang dia melihat sukses sebagai perjalanan, dan dia menganggap dirinya sukses. Dia telah bekerja untuk melaksanakan tujuan yang diberikan Allah kepadanya menolong orang lain bertumbuh dan mencapai potensi mereka, dan ia melakukannya dengan menulis. Setiap hari, dia bertumbuh, mencoba mencapai potensinya secara professional, pribadi, dan rohani. Dalam proses itu, dia menolong tidak hanya dirinya saja, tapi juga saya dan orang-orang yang membaca buku-buku serta artikel yang ia tulis. Sukses bukan lagi satu cita-cita jauh di masa depan. Sukses adalah kenyataan saat ini.
Apa yang merubah Charlie? Pertama sikapnya terhadap sukses. Dia mengukurnya dengan cara berbeda dan bekerja ke arah itu setiap hari. Kedua, ia melengkapi dirinya dengan alat-alat yang ia perlukan untuk menjadi sukses, yaitu prinsip-prinsip yang terkandung di dalam buku ini. Bagi banyak orang, hanya itulah yang diperlukan untuk menjadi sukses. Bagian yang tersulit adalah memulainya. Itulah sebabnya saya ingin menolong. Saya mendapat kesempatan untuk menolong Charlie dan banyak lainnya untuk memulai perjalanan ini. Mereka telah mengalami sukses, dan mereka tidak hanya menyukainya tetapi juga membawa orang lain beserta mereka.
Jadi, izinkan saya menolong Anda mulai untuk mengetahui apa arti perjalanan sukses itu. Pandangan Anda tentang sukses tidak akan pernah sama lagi, dan hidup Anda akan berubah selamanya. Anda akan berubah selamanya. Anda akan setujua dengan apa yang ditulis oleh kolumnis Whit Hobbs, “Sukses itu bangun di pagi hari, untuk setiap orang, di manapun Anda berada, apakah Anda tua atau muda, dan bangkit dari tempat tidur karena ada sesuatu di luar sana yang harus Anda kerjakan, yang Anda yakini, yang bisa Anda lakukan dengan baik sesuatu lebih besar daripada Anda, dan anda tidak sabar segera melakukannya lagi hari ini.”
Ayo. Mari kita mulai!
Sumber: Perjalanan Menuju Sukses, Author: John C. Maxwell