During a municipal election campaign in Columbus, Ohio State, a candidate dropped in one morning to see a certain grocer. During the conversation that look place he asked, ‘And I may count upon your support, may I not?’
‘Why, no, I am sorry to say,’ replied the grocer. ‘The fact is, I have promised my support to the other candidate.’
The candidate laughed. ‘Ah!’ said he, ‘in an election, promisings are two different things.’
‘In that case,’ said the grocer cordially, ‘I shall be glad to give you my promise, sir.’
municipal : kota praja
dropped in : mampir
count upon : bergantung pada, mengandalkan
cordially : dengan baik, dengan hangat
Selama kampanye pemilihan kota praja di Colombus, Negara Bagian Ohio, seorang kandidat suatu pagi mampir di tukang sayur. Di tengah-tengah percakapan, ia berkata, ‘Saya bisa mengharapkan dukungan Anda, kan?’
‘Wah, maaf, tidak bisa,’ jawab tukang sayur. ‘Karena sebenarnya saya sudah berjanji untuk mendukung kandidat yang lain.’
Kandidat itu tertawa. ‘Ah!’ katanya, ‘dalam politik, janji adalah dua hal yang berbeda.’
‘Dalam hal in,’ kata tukang sayur dengan sopannya, ‘Saya dengan senang hati akan memberikan janji saya kepada Tuan.’
Enriching Your Vocabulary Through Anecdots 2 – Pertiwi Ambarningrum, Lingkaran Pustaka 1999