Posted by: retarigan | March 13, 2009

Pribadi yang Mengagumkan

Oleh: Herry Prasetyo

Salah satu ciri khas yang sangat mudah dikenali dari tokoh-tokoh terkenal penginspirasi kehidupan umat manusia adalah mereka memiliki pribadi yang mengagumkan. Mereka mampu “mengajak” banyak orang untuk meningkatkan kualitas hidup karena “ada yang istimewa” dalam diri mereka. Keistimewaan itulah yang bisa kita teladani dan praktikkan dalam setiap aktivitas hidup, baik dalam karier maupun keluarga.
Mungkin Anda akan merespons “ah, tak perlu menjadi orang terkenal, biasa-biasa saja cukuplah. Tidak perlu memiliki sifat atau pribadi yang mengagumkan, repot.” Kita memang tidak harus menjadi orang terkenal, namun bukankah hidup akan menjadi indah dan bisa menyenangkan diri sendiri serta orang lain bila pribadi kita tidak merepotkan?

Karunia Luar Biasa
Dapat menikmati hidup dengan pribadi yang bebas menentukan pilihan adalah wujud karunia yang luar biasa. Karunia itulah yang sebaiknya kita syukuri dengan doa dan tindakan konkret. Cara nyata untuk bertindak itu adalah dengan melatih diri agar kita menjadi pribadi yang mengagumkan. Pribadi yang juga mampu menginspirasi orang lain, sekecil apa pun inspirasi itu, sehingga setiap orang yang bergaul atau berinteraksi dengan kita memeroleh manfaat luar biasa. Ingatkah kita akan firman Tuhan, “Siapa bergaul dengan orang bijak menjadi bijak, tetapi siapa berteman dengan orang bebal menjadi malang.” (Amsal 13:20)? Jadi, sudah jelas bukan, bahwa kehadiran kita harus bermanfaat dan jangan sampai membuat orang lain tertimpa kemalangan.
Menjadi pribadi yang mengagumkan, bijak dalam menyikapi hidup, merupakan proses yang tak berkesudahan. Namun, tidak perlu berpikir bahwa sulit untuk menjadi orang yang mengagumkan, orang yang bermanfaat, karena mungkin kita masih merasa “hanya orang biasa”. Selangkah demi selangkah, kita bisa mencoba.
Anda bisa mengawalinya dengan introspeksi sederhana, “apakah kehadiran saya merepotkan orang lain?” Anda mudah menjawabnya, bukan? Kemudian melangkahlah dengan pertanyaan, “apakah saya selama ini sudah memberikan yang terbaik untuk diri sendiri, pekerjaan, juga keluarga?” Proses menjadi pribadi yang mengagumkan pun dapat terus Anda geluti, “apakah kehadiran saya menginspirasi diri saya sendiri untuk percaya diri dalam berbuat kebaikan dan kemudian ‘memengaruhi’ orang lain untuk berbuat hal yang sama, bahkan jauh lebih hebat dari saya?” … dan banyak “tanya untuk diri sendiri” yang dapat Anda pergunakan untuk memulai tindakan nyata, sebagai wujud syukur atas karunia luar biasa yang Anda miliki dengan gratis, cuma-cuma.
Orang-orang yang dianggap penginspirasi umat manusia memiliki beberapa ciri pribadi yang mengagumkan, yaitu mampu memimpin dan mengendalikan diri dengan sempurna. Kabar baik untuk Anda bahwa kita tidak harus menjadi penginspirasi dunia yang luas ini untuk bisa memiliki sifat kepemimpinan dan pengendalian diri. Anda bisa memimpin dan mengendalikan diri sendiri untuk diri Anda sendiri pula.
Bagaimana caranya? Jangan mudah panik, arahkan kemarahan agar tepat sasaran, latih diri untuk bertutur kata penuh makna-tidak asal bicara dan efisien, fokus pada apa yang Anda kerjakan, mampu menciptakan solusi dengan tetap menghargai keberadaan orang lain adalah beberapa di antara langkah sederhana yang bisa kita lakukan. Firman Tuhan dapat kita jadikan inspirasi: “Biarlah kamu marah, tetapi jangan berbuat dosa; berkata-katalah dalam hatimu di tempat tidurmu, tetapi tetaplah diam.” (Mazmur 4:5).

Beragam Tantangan
Orang-orang yang Anda kenal sebagai “penginspirasi dan penyejuk” dunia tidak muncul dengan mudah dan tiba-tiba. Mereka juga menghadapi beragam tantangan dan mereka mampu mengalahkan tantangan itu lalu menjadi pemenang. “Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.” (Yohanes 16:33). Ya, kuatkanlah hati ketika tantangan untuk menjadi pribadi yang mengagumkan itu seakan sulit diatasi.
Rasa malas, tidak percaya diri-rendah diri, terbiasa “tunjuk kesalahan orang lain dan tidak terbiasa meminta masukan untuk perbaikan diri sendiri” adalah beberapa bentuk tantangan itu. Ingin mengerjakan semua hal tanpa melihat kemampuan diri, ingin dilihat sebagai pribadi yang sibuk dan peduli kepada orang lain-ingin dihargai, dan menghabiskan waktu untuk pekerjaan yang sia-sia juga merupakan wujud-wujud tantangan yang perlu Anda sikapi.
Pribadi yang mengagumkan hanya bisa Anda kelola jika Anda tahu keberadaan Anda dan memahami apa yang Anda lakukan. Meskipun orang lain tidak tahu apa yang Anda perbuat, tidak mengetahui proses yang sedang Anda jalani (karena mungkin Anda terlalu beda untuk mereka), namun buktikan dengan hasil terbaik untuk diri sendiri dan sesama yang sangat membutuhkan kehadiran Anda.
Satu orang saja di sekitar Anda memiliki pribadi mengagumkan, maka perbaikan kualitas diri, kualitas pekerjaan, dan kualitas hidup keluarga berpeluang menjadi kenyataan. Jika Anda merasa tulisan ini hanyalah teori yang sering Anda dengar, saat inilah Anda buktikan bahwa teori-teori itu bisa Anda praktikkan. Semoga pribadi yang mengagumkan itu menjadi nyata dalam setiap karya terbaik Anda.

Copyright © Sinar Harapan 2003

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0901/10/opi04.html


Leave a response

You must be logged in to post a comment.

Categories