Posted by: retarigan | January 28, 2012

Tentang IQ

Nilai IQ berdasarkan Lewis Terman, diklasifikasikan sebagai berikut:

    > 140 ~ Jenius atau mendekati Jenius
120 – 140 ~ Very Superior (setingkat dengan cerdas)
110 – 119 ~ Superior (setingkat dengan pintar)
90 – 109 ~ Normal atau rata-rata
80 -  89 ~ Di bawah rata-rata
70 -  79 ~ Mendekati keterbelakangan mental
< 70 ~ keterbelakangan mental

Berdasarkan tes IQ, orang paling jenius di dunia adalah Leonardo da Vinci (220).

Bagaimana mengetahuinya dan menterjemahkannya?
Lakukan tes IQ di lembaga resmi atau beli buku panduan tes IQ.
Jika Anda berumur 20 (dua puluh) tahun dengan IQ 120, maka artinya kemampuan Anda rata-rata berusia (120% X 20) = 24 tahun.
Jika anak Anda berusia 5 (lima) tahun dengan IQ 125, maka kemampuan anak Anda rata-rata berusia (125% x 5) = 6,25 tahun.

Namun, IQ hanyalah salah satu kecerdasan. Masih ada kecerdasan lain yang jauh lebih penting bagi seorang anak manusia agar menjadi pribadi yang unggul dan seimbang dalam berperilaku. Di antaranya kecerdasan emosi (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ).

Berikut adalah beberapa kecerdasan yang ada pada manusia.

MACAM-MACAM KECERDASAN MANUSIA

Menurut beberapa ahli kecerdasan manusia terdiri dari empat macam yaitu:

A. IQ (Intelligence Quotient) atau kecerdasan Intelegensi adalah kemampuan untuk bertindak secara terarah, berfikir secara rasional, dan menghadapi lingkungannya secara efektif (David Wechsler).

Kecerdasan atau intelegensi dibagi menjadi 8 (delapan) kelompok:

  1. Inteligensi Bahasa/linguistik
  2. Inteligensi Logik Matematik
  3. Inteligensi Ruang atau spatial
  4. Inteligensi Gerak tubuh
  5. Inteligensi Musik
  6. Inteligensi Interpersonal
  7. Inteligensi Intrapersonal
  8. Inteligensi Naturalis

SISI KIRI MENEKANKAN
(pembelajaran akademis)
Kata-kata
Logika
Angka
Matemtika
Urutan
contoh kemampuan otak kiri dengan bermain angka

SISI KANAN MENEKANKAN
(aktivitas kreatif)
Rima
Irama
Musik
Imajinasi
contoh kemampuan otak kanan bermain piano.

B. EQ (Emotional Quotient) atau kecerdasan emosi.

Adalah kemampuan untuk mengenali perasaan kita sendiri dan perasaan rang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik pada diri sendiri dan dalam hubungannya dengan orang lain.

Komponen-komponen dasar kecerdasan emosional adalah:

  1. Kemampuan Mengenali Emosi diri sendiri (kesadaran diri).
  2. Kemampuan Mengelola Emosi.
  3. Kemampuan Memotivasi Diri Sendiri (Motivasi).
  4. Kemampuan Mengenali Emosi Orang lain (Empati).
  5. Membina Hubungan dengan Orang Lain (Ketrampilan sosial).

C. AQ ( Adversity Quotient) atau Mengubah hambatan menjadi peluang.

Ada tiga tipe AQ menurut Stoltz yaitu:

  1. Quitters adalah kemampuan seseorang yang memilih untuk keluar, menghindari kewajiban, mundur dan berhenti bila menghadapi kesulitan.
  2. Campers adalah kemampuan seseorang yang pernah mencoba menyelesaikan suatu kesulitan, atau sedikit berani menghadapi tantangan, tatapi tidak berani menghadapi resiko secara tuntas.
  3. Climbers adalah sebutan untuk orang yang seumur hidup selalu menghadapi kesulitan sebagai suatu tantangan dan terus berusaha untuk menyelesaikan hambatan tersebut hingga mencapai suatu keberhasilan.

D. SQ (Spiritual Quotient) atau kecerdasan spiritual.

Adalah kecerdasan manusia yang digunakan untuk berhubungan dengan Tuhan.

Potensi SQ setiap orang sangat besar, dan tidak dibatasi oleh faktor keturunan, lingkungan atau materi lainnya.

Ada Tiga prinsip dalam kecerdasan Spiritual yaitu:

  1. Prinsip Kebenaran
  2. Prinsip keadilan
  3. Prinsip kebaikan

Ciri-ciri siswa atau anak berbakat yaitu:

a. Lancar berbahasa (mampu mengutarakan pemikirannya)
b. Memiliki rasa ingin tahu yang besar terhadap suatu ilmu pengetahuan
c. Memiliki kemampuan yang tinggi dalam berpikir logis dan kritis.
d. Mampu belajar dan bekerja secara mandiri.
e. Ulet menghadapi kesulitan (tidak mudah putus asa).
f. Memiliki tujuan yang jelas pada tiap kegiatan atau perbuatannya.
g. Cermat dan teliti dalam mengamati.
h. Memiliki kemampuan memikirkan beberapa macam masalah.
i. Mempunyai minat luas
j. Mempunyai daya imajinasi yang tinggi.
k. Belajar dengan mudah dan cepat.
l. Mampu mengemukakan dan mempertahankan pendapat.
m. Mampu berkonsentrasi.
n. Tidak memerlukan dorongan (motivasi) dari luar.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2104400-macam-macam-kecerdasan-manusia/#ixzz1khsVWYsM

Mungkin dimasa depan, seiring dengan perkembangan riset psikologi, akan ditemukan lagi kecerdasan lain yang membuat manusia lebih bernilai bagi perkembangan peradaban.

Advertisement

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.