Posted by: retarigan | March 19, 2010

Public Services


BDr. RISWAN EFENDI TARIGAN

(Just call me, Riset)

Thinker, Self Motivator & Inspirator

[Professional Lecturer; Professional Stock Trader; Professional IT/S Consultant]

Mobile: 081316821966 (WA)

e-Mail: re.tarigan@gmail.com; riswan.tarigan@lecturer.uph.edu (academic only)

My Other Blog’s, retariganforbranding.wordpress.com; retarigansite.wordpress.com

My Social Media: https://www.facebook.com/retariganhttps://twitter.com/RisET;

https://www.instagram.com/riswanefenditarigan/

Doctoral Student of OUS Royal Academy of Economics and Technology in Switzerland (PhD. In eCommerce and eBusiness) ~ 2023-2026 (My Planning)

Master Student of Trinity Theological College, Singapore (Master of Divinity) ~ 2020-2023 (Hopefully Meet the Requirements and Accepted)

Doctoral Student of Environmental Science (ID 1806261755) School of Environmental Science University of Indonesia (UI) ~ 2018

Doctoral of Management & Business Program (ID P066090243.6DM) ~ Bogor Agricultural University (IPB) ~ 2010 – 2014 (No Dissertation)

Master of Information Technology (ID 7204000616) ~ University of Indonesia (UI) ~ 2004 – 2006

Bachelor of Electrical Engineering (ID 0152057003)~ Christian University of Indonesia (UKI) ~ 2001-2003

Diploma of Electrical Engineering – Polytechnic of North Sumatera University (POLMED) ~ 1994-1997

International Online Courses

Academic Integrity: Values, Skills, Action at The University of Auckland, (Feb 1 – 28, 2016) – Pass

Logical and Critical Thinking at The University of Auckland (Feb – March, 2017)

Developing Your Research Project at University of Southampton (January 9 – 5 March 5, 2017)

Business Fundamentals: Effective Communication at The Open University (January 9 – February 12, 2017)

Achieving Personal Success Course at Stanford University (February 27 – March 6, 2017) – Pass 100%

Innovation: The Key to Business Success at University of Leeds (January 9 – 29, 2017)

Inside IELTS at Cambridge English Language Assessment (January 9 – February 12, 2017)

Journalism and Print Media at ALISON | A New World of Free Certified Learning (March 1st – April 30th, 2017) – Pass 88%

English Writing Skills at XSIQ Ltd was an Australian Interactive Multimedia Corporation [ALISON | A New World of Free Certified Learning] (March 2nd – July 30th, 2017)

Smarter Learning: Improve Your Study Skills and Practices at Open Learn (2017)

Speaking and Writing English Effectively at XSIQ Ltd was an Australian Interactive Multimedia Corporation [ALISON | A New World of Free Certified Learning] (March 2nd – August 30th, 2017)

Advanced Diploma in Tourism and Hospitality ManagementAdvance Learning Academy (2017)

Diploma in Basic Chinese Language Studies Cambridge University 2017

Diploma in Basic English Grammar at XSIQ Ltd was an Australian Interactive Multimedia Corporation [ALISON | A New World of Free Certified Learning] (March 2nd – June 30th, 2017)

Diploma in Business Communication Skills at NPTEL (National Programme on Technology Enhanced Learning) (2017)

Diploma in Business Management & Entrepreneurship at XSIQ Ltd was an Australian Interactive Multimedia Corporation [ALISON | A New World of Free Certified Learning] (2017)

Diploma in Business Process Management at Global Text Project (2017)

Diploma in Change ManagementAdvance Learning Academy (March – April, 2017)

Diploma in Community DevelopmentOntario Healthy Communities Coalition (2017)

Diploma in E-Business at Google (2017)

Diploma in English Language and Literature at XSIQ Ltd was an Australian Interactive Multimedia Corporation [ALISON | A New World of Free Certified Learning] (2017)

Diploma in Hospitality Management with English Language StudiesAdvance Learning Academy (2017)

Diploma in International Tourism with English Language StudiesGlobal Text Project (2017)

Diploma in Risk Management at Saylor Foundation (2017)

Diploma in Social Media Marketing at Advance Learning Academy (2017)

Diploma in Social Work StudiesOpenLearn (2017)

Diploma in Strategic ManagementNPTEL (2017)

Diploma in Information Technology Management at Global Text Project (2017)

Pages: 1 2

Posted by: retarigan | October 19, 2019

2. Tegaskan Hal-Hal yang Baik


Dale Carnegie ~ How to Win Friends & Influence People in the Digital Age

BAGIAN 1 Yang Perlu Dilakukan dalam Keterlibatan

Film The King’s Speech yang meraih Academy Award menuturkan kisah tentang bagaimana seorang pria biasa dengan sentuhan yang tidak biasa membantu seorang pangeran yang gagap menjadi raja yang kemudian memimpin sebuah bangsa.

Pangeran Albert, Duke of York, memiliki masalah gagap saat bicara yang mengganggu segala aspek dalam kehidupannya. Dia memiliki masalah saat membacakan dongeng kepada anak-anaknya, membacakan pidato di hadapan umum, dan berbicara di radio, yang pada saat itu merupakan teknologi terkini. Saat mencari jalan keluar untuk masalahnya ini, sang pangeran bertemu dengan seorang terapis wicara yang lahir di Australia bernama Lionel Logue. Metode Logue tidak lazim, karena selain sebuah masalah fisik, dia percaya bahwa masalah kegagapan adalah masalah psikologis juga.

Film ini menunjukkan bagaimana sang pangeran, yang dipanggil Bertie oleh keluarganya, menolak permohonan Logue. Selain itu, film ini menceritakan ketegangan di antara para pria tersebut saat keadaan semakin genting dan Pangeran Albert, Duke of York, menjadi Raja George VI, serta perang dunia terjadi.

Akhirnya, dalam sebuah momen saat mereka bersiap-siap untuk penobatannya, calon raja ini mengamuk dan melepaskan segala ketakutannya – dia takut akan mengecewakan bangsanya dan menjadi bahan tertawaan sepanjang sejarah.

“Bertie,” sela Logue, “Anda pria paling berani yang pernah saya kenal.”

Bertie berhenti dan memikirkan betapa berartinya kata-kata itu. Kata-kata itu memberikan janji akan sebuah dampak yang mengubah kehidupan.

Jika Emerson benar saat dia berkata, “Nenek moyang dari seluruh tindakan adalah sebuah pikiran,” apa yang dilakukan oleh Logue adalah strategi pengaruh yang paling brilian.[1] Dia menyampaikan sebuah pikiran yang sebelumnya tak pernah terlintas di benak siapa pun. Bertie, sang pangeran yang gagap, tidak lemah. Dia bukan seorang pencundang atau bahan tertawaan. Segala olok-olok yang dihadapinya seumur hidup dan bayangan yang dimilikinya akan dirinya tidak mempresentasikan dirinya sepenuhnya. Ada sesuatu di dalam dirinya yang lebih benar, sesuatu yang baik… bahkan mungkin hebat.

Bertie merengkuhnya. Dan, pada akhirnya, dia menjadi seorang pria yang berbeda karena sebuah sosok yang memiliki kecerdasan untuk menegaskan sesuatu di dalam diri Bertie yang bagi orang lain tidak terlihat karena terhalangi oleh kekurangannya.[2]

Bandingkan tindakan Logue ini dengan tindakan executive vice president NPR yang diberhentikan, Ron Schiller, yang tertangkap basah oleh kamera sedang menghina partai-partai politik yang tidak terkait dengannya. Pada dasarnya, perbedaan utama dari kedua pendekatan ini adalah masalah pilihan.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Posted by: retarigan | October 18, 2019

Master Key of Successful Life 2


Fondasi paling mendasar dalam mencapai kesuksesan tersusun dari berbagai kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dan terus-menerus. Didasari oleh penerapan perilaku yang menjadi kunci utama inilah, perjalanan seseorang dalam membangun kesuksesan siap dimulai.

2

If I try my best and fail,

well, I’ve tried my best.

~ Steve Jobs ~

Katakan pada diri sendiri setiap bangun pagi,

“Hari ini saya pasti membuat kesuksesan!”

Eileen Rachman & Tim. 7 Edge Keys to Success: 225 Habits for Winner. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2017. Hlm 2

Orang yang optimis adalah orang yang melihat peluang dan kesempatan yang baru di setiap terbitnya mentari pagi. Ia memiliki keyakinan akan sukses setiap ada kesempatan.” ~ Riset

–o0o–

Keys Success 2

Posted by: retarigan | October 17, 2019

Dapat Lagi! Hadiah Buku dari Hasil Undian di Acara Kick Andy!


Dapat Lagi! Hadiah Buku dari Hasil Undian di Acara Kick Andy!

Hadiah Buku dari Kick Andy 01

Sudah tiga kali, saya menerima hadiah buku dari acara Kick Andy!

Sebelumnya, saya sudah menerima,

Kuasai Dirimu
http://kickandy.com/undian/read/2996-kuasai-dirimu

How to Win Friends & Influence People
http://kickandy.com/undian/read/3890-how-to-win-friends-influence-people

Ada yang saya terlupa buku yang saya terima.

Kemarin, tanggal 16 Oktober 2019 pkl. 08:34 wib, pengiriman paket menelepon lagi dan mengantarkan 2 buku sekaligus 🙂

Pertama adalah 7 Edge Keys to Success: 225 Habits for Winner, author: Eileen Rachman & Tim. Kedua, ‘What You’re Really Meant To Do‘, author: Robert Steven Kaplan (Akademisi dari Harvard Business School).

Bagiku, hadiah buku lebih berharga dan bermanfaat daripada sekadar uang. Uang, setelah dibelanjakan, maka ia sudah kehilangan nilainya. Tetapi buku, setelah dibaca, manfaatnya baru akan terasa setelah diteladani dan disampaikan kembali kepada banyak orang. Buku berdampak jangka panjang bagi si pembaca. Itulah dasarnya, mengapa selalu diingatkan untuk gemarlah membaca buku.

Buku adalah jendela dunia. Dengan membaca, pengetahuan dan wawasan kita semakin luas.

Anda ingin menjadi orang yang beruntung dan diberkati seperti saya? Silakan kunjungi dan monitor http://kickandy.com setelah hari Jumat setiap minggu. Scroll dan lihat dibagian kiri bawah. Ada Undian Buku Gratis. Klik ‘Daftar Undian’.

Setelah itu, nantikan kejutan dari Kick Andy!

Selamat membaca!

Indonesia, 17 Oktober 2019

Riset Corporation

–o0o–

Hadiah Buku dari Kick Andy 02

Hadiah Buku dari Kick Andy 03

Posted by: retarigan | October 17, 2019

Master Key of Successful Life 1


Master Key of Successful Life 1

Fondasi paling mendasar dalam mencapai kesuksesan tersusun dari berbagai kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten dan terus-menerus. Didasari oleh penerapan perilaku yang menjadi kunci utama inilah, perjalanan seseorang dalam membangun kesuksesan siap dimulai.

1

I never dreamed about success.

I worked for it.

~ Estee Lauder ~

Bergeraklah, kalua bukan fisik paling tidak mentalmu.

Jangan biarkan dirimu tinggal diam.

Eileen Rachman & Tim. 7 Edge Keys to Success: 225 Habits for Winner. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2017. Hlm 1

Orang yang berdiam diri, sesungguhnya ia sudah mati. Karena, hanya orang yang terus bergerak yang memiliki kesempatan untuk bertumbuh dan menggapai keberhasilan.” ~ Riset

–o0o–

Keys Success

Posted by: retarigan | October 16, 2019

Be Inspired


THE WINNING MENTALITY – Powerful Motivation 2017

RETRAIN YOUR MIND – NEW Motivational Video (very powerful)

WINNERS MINDSET – Best Motivational Video

Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Posted by: retarigan | October 16, 2019

BAGIAN 1 Yang Perlu Dilakukan dalam Keterlibatan


BAGIAN 1

Yang Perlu Dilakukan dalam Keterlibatan

1. Kubur Bumerang Anda

Dale Carnegie ~ How to Win Friends & Influence People in the Digital Age

Jika Anda bertanya kepada Adolf Hitler dan Martin Luther King Jr. apa definisi dasar pengaruh, bisa jadi mereka akan memberikan jawaban yang serupa kepada Anda. Coba lihat bagaimana mereka menerapkan pengaruh di dalam sejarah mereka, dan Anda akan mendapati betapa anehnya definisi mereka. Perbedaan yang nyata diawali dengan kata-kata mereka.

Jika “Betapa beruntungnya para pemimpin karena orang-orang tidak berpikir” dibandingkan dengan “Saya tidak tertarik dengan kekuatan yang berorientasi pada kekuatan tetapi… saya tertarik dengan kekuatan yang mendukung moral, yang benar dan yang baik,” perbedaannya pun terlihat nyata.[1] Pernyataan yang pertama menganggap pengaruh adalah imbalan bagi orang-orang sinis yang licik dan meremehkan. Pernyataan yang kedua menganggap pengaruh sebagai imbalan kepada orang-orang yang dapat dipercaya dan membawa kebaikan. Dalam kehidupan sehari-hari, dunia kita menempatkan kita pada suatu titik di antara dua pendekatan yang berbeda ini. Sejarah memberikan detail dari hasil-hasil di kedua ujung yang berbeda ini. Kita berkomunikasi untuk menghancurkan orang lain atau untuk membangun orang lain.

Carnegie tidak bertele-tele dalam saran yang diberikannya: hindari kebiasaan salahkan, omeli, dan kritik. Namun, pada zaman sekarang ini, sarannya tersebut terasa lebih sulit untuk dilakukan. Kita tidak hanya harus berhati-hati dengan kata-kata kita. Kita mengomunikasikan pikiran-pikiran kita di sebuah kanvas digital yang begitu besar dan kita pun berhadapan dengan sebuah kanvas tanggung jawab yang sama besarnya yang disebut akses publik. “Komunikasi digital membuat kita bisa menjangkau lebih banyak orang dengan lebih cepat dan dengan biaya yang lebih sedikit,” tutur penulis Enchantment, Guy Kawasaki, di sebuah wawancara baru-baru ini, “tetapi seorang pecundang tetap menjadi seorang pecundang. Teknologi bisa membuat reputasi seseorang hancur dengan lebih cepat dan lebih mudah dibandingkan sebelumnya.”[2]

Ini sebuah pikiran yang bagus, dan menunjukkan apa yang terjadi jika kita menerapkan sesuatu yang bertentangan dengan prinsip ini di masa kini.

Pages: 1 2 3 4 5 6 7


Riset! Pernahkah engkau melihat sesuatu yang berbeda? Apakah engkau bertanya, ‘mengapa dia demikian?’ atau ‘Mengapa tidak, dia berbentuk atau kondisi demikian?’ Sebagian besar manusia tidak siap melihat sesuatu yang berbeda. Sebagian justru merasa bosan melihat sesuatu yang itu-itu saja. Mereka lebih berkomentar atas kekurangan atau ketidakharmonisan dibandingkan dengan apa yang ada dalam bayangannya. Namun, melihat sesuatu yang berbeda atau baru, justru membuat kita berpikir ‘Mengapa tidak?’ Karena hanya dengan demikian, imajinasi kita akan bekerja secara optimal.

Brainy Quote ~ George Bernard Shaw 014

Seperti yang di quote George Bernard Shaw, seorang penulis dan dramawan, kelahiran Dublin – Irlandia, hidup dalam rentang tahun 1856-1950, ‘You see things; and you say ‘Why?’ But I dream things that never were; and I say ‘Why not?.’ Secara bebas diterjemahkan, “Engkau melihat sesuatu; dan engkau mengatakan ‘Mengapa?’ Tapi aku memimpikan hal-hal yang tidak pernah ada; dan aku katakan ‘Kenapa tidak?’.”

Jangan puas melihat sesuatu yang biasa. Berharaplah pada sesuatu yang tidak pernah kita lihat atau kita temui sebelumnya. Saat itu, pikiran kita memiliki kreativitas dalam membayangkan sesuatu yang berbeda. Hal itu dapat menginspirasi kita berbuat sesuatu yang lebih bermakna.

Banyak orang berkomentar ‘miring’ atau apatis ketika melihat sesuatu. Namun, orang-orang yang berpikir diluar batas logika, berimajinasi untuk melihat sesuatu yang benar-benar berbeda dan belum pernah dialami sebelumnya, kemudian ia akan berkata, ‘Mengapa tidak?!’

Anda pihak yang mana?

Indonesia, 15 Oktober 2019

Riset Corporation

Pages: 1 2

Posted by: retarigan | October 15, 2019

Tim PI GBKP Majelis Ciledug 2019-2024


Pelantikan Tim PI (Pemberitaan Injil) GBKP Majelis Ciledug 2019-2024

Pelantikan Tim PI GBKP Majelis Ciledug 4

Pada hari Minggu, tanggal 13 Oktober 2019, di tengah Kebaktian Minggu, dilaksanakan Pelantikan Pengurus Tim PI (Pemberitaan Injil) GBKP Majelis Ciledug oleh Pdt. Litmalem br Sinulingga. Susunan pengurus beserta kabinet (Formasi 12) yang dipilih Roh Kudus, adalah:

Ketua: Riswan E. Tarigan

Sekretaris: Delta Khasmir Sinuraya

Bendahara: Lilaina br Ginting

Anggota:

  • Ali Rizal Sembiring (Sektor Betlehem)
  • Markus Ginting (Sektor Betlehem)
  • Regina br Tarigan (Sektor Betlehem)
  • Karto Tarigan (Sektor Galilea)
  • Krisdiantoro Tarigan (Sektor Galilea)
  • Christ Bangun (Sektor Getsemani)
  • Andiko Sitanggang (Sektor Getsemani)
  • Serasi Ginting (Sektor Jerusalem)
  • Hendra Cipta Sitepu (Sektor Nazareth)

Inilah Tim dengan formasi terbaik mewakili Merga Silima 🙂 Mari kita laksanakan tanggung jawab yang telah dipercayakan kepada kita dengan segenap hati. Bila kita se-hati dan se-pikiran, tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan dengan baik. Roh Kudus membimbing setiap gerak langkah kita bersama.

Secara pribadi, saya selalu menghindari tugas pelayanan gereja yang membutuhkan waktu dan pengorbanan. Namun, kali ini saya menerima panggilan tanggung jawab menjadi ketua tim, mengingat pengalaman mengikuti program PI saat menjadi anggota Permata di GBKP Majelis Simpang Selayang tahun 1992-1997.

Sesungguhnya, saya tidak memiliki cukup pengetahuan dan pengalaman untuk memimpin tim PI ini. Saya berharap pada bimbingan Roh Kudus, agar dimampukan menjalankan tugas yang dipercayakan. Demikian juga, dukungan dari semua anggota Tim, termasuk BPMR dan Penasehat GBKP Majelis Ciledug.

Pelantikan Tim PI GBKP Majelis Ciledug 5

Pelantikan Tim PI GBKP Majelis Ciledug 5

Karena tugas pelayanan ini, saya berkerinduan untuk melanjutkan pendidikan Theologia bidang Pelayanan di Trinity Theological College, Singapore. Semoga, saya mampu memenuhi persyaratan agar diterima sebagai mahasiswa di kampus tersebut.

Bila saya harus meninggalkan Indonesia, maka kemungkinan, tongkat estafet kepemimpinan Tim PI GBKP Majelis Ciledug akan saya serahkan ke anggota tim PI lain.

Semoga dengan tanggung jawab mengelola kegiatan PI ini, Tuhan Yesus Kristus dimuliakan. Amin.

Indonesia, 15 Oktober 2019

Riset Corporation

–o0o–


Riset! Apakah engkau sudah merasa sukses saat ini? Apakah engkau sukses karena tidak pernah berbuat salah atau justru kesalahan hampir sama banyaknya dengan berbuat hal yang benar? Sadarkah engkau, bila ada orang yang mengklaim bahwa ia tidak pernah berbuat salah, sesungguhnya ia tidak pernah berbuat apa-apa? Ya, setiap orang yang berhasil pasti pernah berbuat salah berulang kali. Ia hanya berusaha tidak berbuat salah yang sama berulang kali.

Brainy Quote ~ George Bernard Shaw 007

Seperti yang di quote George Bernard Shaw, seorang penulis dan dramawan, kelahiran Dublin – Irlandia, hidup dalam rentang tahun 1856-1950 (94 tahun), ‘Success does not consist in never making mistakes but in never making the same one a second time.’ Secara bebas diterjemahkan, ‘Sukses bukan karena tidak pernah membuat kesalahan, namun tidak pernah membuat kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.’

Bacalah sejarah! Perhatikan dan amati orang-orang yang berhasil dizamannya. Mereka bukan tidak pernah berbuat salah dalam perjalanan selama proses menuju sukses. Mereka hanya belajar dari kesalahan sebelumnya dan berusaha untuk tidak melakukan kesalahan yang sama keduakalinya.

Orang sukses adalah orang yang terjatuh 11 kali, namun bangkit 12 kali. Ia selalu lebih banyak satu kali bangkit dibandingkan jumlah jatuhnya. Bila Anda ingin berhasil dalam hidup, jangan takut mengambil risiko terjatuh. Lihatlah anak kecil yang sedang berusaha berjalan. Ia akan terjatuh berulang kali. Namun, ia tidak pernah menyerah dan berusaha bangkit dan bangkit lagi dari rasa sakit. Ia tidak malu ketika jatuh. Ia juga tidak menyesal karena jatuh. Ia tidak mengutuk diri saat terjatuh. Ia akan berusaha berdiri dan melangkah lagi, sampai ia benar-benar mampu berjalan bahkan berlari.

Berbuat salahlah! Hanya saja, hindari berbuat salah yang sama dua kali. Keledai pun tidak mau terjatuh di lubang yang sama dua kali. Bukankah Anda dan saya lebih bijaksana daripada seekor keledai?

Indonesia, 14 Oktober 2019

Riset Corporation

Pages: 1 2


Riset! Apakah engkau memiliki pengetahuan terhadap segala sesuatu? Mungkinkah seseorang tahu segalanya? Tentu tidak, kan?! Setiap orang memang memiliki keahlian di bidang tertentu. Namun, tak seorang pun memiliki pengetahuan terhadap segala sesuatu, baik di atas bumi maupun di bawah bumi. Hal yang berbahaya adalah ketika seseorang seolah memiliki pengetahuan, padahal pengetahuannya tidaklah benar. Hal itu sangat berbahaya! Bahkan, ia lebih berbahaya daripada ketidaktahuan itu sendiri.

Brainy Quote ~ George Bernard Shaw 006b

Seperti yang di quote George Bernard Shaw, seorang penulis dan dramawan, kelahiran Dublin – Irlandia, hidup dalam rentang tahun 1856-1950 (94 tahun), ‘Beware of false knowledge; it is more dangerous than ignorance.’ Secara bebas diterjemahkan, ‘Waspadalah terhadap pengetahuan palsu; Itu lebih berbahaya daripada ketidaktahuan.’

Berhati-hatilah terhadap pengetahuan palsu. Hal itu dapat menjadi malapetaka. Sebagai contoh, andaikan seorang dokter gadungan yang tidak pernah mengikuti pendidikan akademik yang cukup melakukan praktik medis, kemungkinan ia dapat ‘membunuh’ pasien yang diterapinya. Demikian juga, bila seseorang yang tidak memiliki cukup informasi, kemudian ia menyebarkan pengetahuan palsu. Maka, sesungguhnya ia menyebarkan berita hoaks, yang dapat memicu ‘perpecahan’ atau bahkan ‘pertikaian’. Hal itu benar-benar berbahaya bagi keharmonisan hubungan sosial antar umat manusia.

Milikilah pengetahuan yang benar, kemudian sebarkanlah! Hal itu akan memberi manfaat bagi banyak orang. Bila engkau menyadari pengetahuanmu masih belum cukup, belajarlah! Semoga engkau tidak menyebarkan pengetahuan palsu yang hanya menyebabkan kerugian bagi orang lain. Mendesiminasikan pengetahuan yang benar, merupakan keniscayaan yang memberi manfaat, jauh lebih besar dibandingkan mudarat.

Indonesia, 13 Oktober 2019

Riset Corporation

Pages: 1 2

Older Posts »

Categories