Posted by: retarigan | March 16, 2015

Kenali Penyebab Sakit Kepala


Sakit kepala sering dianggap biasa. Semua orang pasti mengalaminya. Setelah istirahat atau meminum obat sakit kepala, biasanya kita bisa kembali pulih dan segar. Namun tentu kita perlu tahu pemicunya. Dengan demikian, sakit kepala bisa dihindari atau dicarikan solusi yang tepat.

Berikut beberapa penyebab sakit kepala:

1. Stres; Stres menyebabkan ketegangan di area leher, bahu, dan otot kepala. Ini yang membuat kepala sakit. Sakit kepala bisa makin parah jika Anda terlalu lama duduk di depan komputer/TV serta jarang melakukan pekerjaan fisik. Untuk mencegahnya, kontrol stres dengan kegiatan relaksasi seperti latihan pernapasan, yoga, dan olahraga teratur.

2. Cuaca; Walaupun tak setiap jenis cuaca menimbulkan sakit kepala, namun perubahan suhu, kelembaban, dan tekanan udara dapat memicu sakit kepala. Jika Anda sering bepergian, persiapkan diri terhadap serangan sakit kepala dengan membawa obat pereda rasa sakit.

3. Film Tiga Dimensi; Menurut ahli dari Northwestern University, AS, Michael A. Rosenberg, banyak orang yang sakit kepala dan mual saat menyaksikan film 3D. Hal ini disebabkan oleh karena otak harus bekerja keras saat gambar-gambar di layar “meloncat” mendekati kita.

Ketika gambar “keluar” dari layar, mata akan mengirimkan sinyal yang memberitahu otak bahwa tubuh sedang bergerak. Namun di bagian dalam telinga, di mana gerakan digunakan untuk merasakan gerakan dan keseimbangan, tidak ada perubahan posisi tubuh yang terdeteksi. Kondisi inilah yang membuat pusing bahkan mual.

Pusing juga bisa terjadi saat kita membaca di mobil yang sedang bergerak. Saat itu mata tidak “merasakan” bahwa tubuh sedang bergerak, sedangkan cairan di dalam telinga merasakan adanya gerakan mobil. Ini juga menyebabkan pusing bahkan mual.

4. Take-Off dan Landing Pesawat; Mungkin kita pernah merasa jengkel menghadapi jam penerbangan yang terlambat/delay. Lalu begitu pesawat take-off, sakit kepala segera menyergap. Dugaan kita, kepala pusing karena kejengkelan tadi. Namun ternyata banyak orang yang mengalami sakit kepala ketika pesawat sedang take-off atau landing. “Untungnya”, sakit kepala karena sebab ini, biasanya hanya berlangsung sekitar 20 menit.

5. Obat Nyamuk; Obat nyamuk bisa membuat kita sakit kepala ditambah pusing, sesak nafas, mual, bahkan muntah. Menurut US Centers for Disease Control and Prevention, sebagian besar kasus tidak membutuhkan pengobatan medis. Namun pernah dilaporkan ada kasus yang menyebabkan korban meninggal. Sebanyak 18 persen membutuhkan perawatan medis.

6. Kadar Kolesterol Tinggi; Sebuah penelitian menemukan hubungan antara migrain dengan kolesterol tinggi—khususnya pada orang-orang usia lanjut (di atas 60 tahun). Sakit kepala semacam ini juga dikaitkan dengan risiko tinggi terkena penyakit jantung dan stroke. Segera ubah pola makan untuk mengurangi tingginya kadar kolesterol.

7. Faktor Genetik dan Perubahan Hormon; Ada kemungkinan, sakit kepala sering muncul faktor genetik. Dalam suatu penelitian, ditemukan bahwa wanita tiga kali lebih mungkin terkena sakit kepala, karena satu dari tiga gen penyebab sakit kepala terdapat pada wanita.

Perubahan hormon (turunnya estrogen) saat menstruasi juga dapat memicu sakit kepala. Untuk mendapatkan penanganan/obat yang tepat pada kondisi khusus ini, konsultasikan dengan dokter.

8. Makanan Tertentu; Untuk mengetahui lebih jauh apakah memang makanan tertentu jadi penyebab sakit kepala seseorang, sebaiknya coba makan sedikit-sedikit dan rasakan apakah mengalami sakit kepala atau tidak. Jika yakin penyebabnya makanan itu, jangan memakannya atau kurangi konsumsinya.

Ada beberapa makanan yang disebutkan sering membuat orang-orang tertentu mengalami sakit kepala seperti keju, makanan kalengan, es krim, selai kacang, daging yang diawetkan, cokelat, buah-buahan yang asam, serta snack asin yang mengandung penguat rasa.

9. Minuman; Mengonsumsi terlalu banyak minuman tertentu seperti teh, kopi, atau alkohol dapat memicu hadirnya sakit kepala. Batasi asupan teh dan kopi dalam satu hari (tidak lebih dari dua cangkir), dan jangan lupa minum air putih yang cukup (8-10 gelas/hari). Dehidrasi merupakan salah satu sebab timbulnya sakit kepala.

10. Terlambat makan; Terlambat makan membuat gula darah menurun, yang kemudian mendorong sakit kepala. Terlalu banyak makan juga dapat memicu sakit kepala karena peningkatan kadar gula darah secara cepat. Untuk kasus ini, disarankan makan secara teratur, dengan porsi yang cukup.

11. Kurang tidur; Kurang tidur/kelelahan juga memicu sakit kepala. Untuk mengatasi hal ini, disarankan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan. Waktu tidur yang cukup adalah antara 8-10 jam setiap hari.

Jika Anda masih kurang yakin terhadap pemicu sakit kepala, coba buat catatan yang merekam keadaan cuaca, konsumsi makanan dan minuman, dan aktivitas Anda lakukan di kisaran waktu sakit kepala menyerang. Lakukan terus sampai Anda bisa mendapatkan polanya dan mengidentifikasikan penyebab sakit kepala.

Semoga bisa membantu Anda untuk tetap sehat, bahagia, dan produktif.

Adopsi dari: http://www.andriewongso.com/articles/details/14344/Kenali-Penyebab-Sakit-Kepala


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: