Posted by: retarigan | May 3, 2015

Pelaut dan Profesor


Ada kisah mengenai pelaut tua dan seorang profesor. Ini terjadi di zaman ketika orang-orang masih bepergian dari satu negara ke negara lain menggunakan kapal laut, sebelum era penerbangan murah seperti zaman sekarang. Profesor ini hendak pergi dari Sydney ke San Fransisco untuk memberikan kuliah tamu.

Pada malam pertama di atas kapal, usai bertolak dari Sydney, profesor barusan mendapat makan malam luar biasa menyenangkan di aula perrjamuan. Lalu ia pergi ke dek untuk menghirup udara segar laut. Ketika berjalan di dek, ia melihat seorang pelaut tua yang tengah bersandar di pinggiran kapal, menatap ke samudra di bawahnya.

Ia memutuskan untuk bercakap-cakap dengan pelaut ini, karena meski kelihatannya pekerjaan sebagai peluat ini sederhana, namun pria ini pasti telah mengarungi samudra selama waktu yang sangat lama. Pasti ia telah mempelajari sesuatu yang berguna. Profesor selalu ingin meningkatkan limpahan pengetahuannya – yang ia pikir sebagai makna hidupnya. Ia menghampiri pelaut itu dan berkata, “Pak tua, sudah berapa lama Anda melaut?”

Pages: 1 2 3 4 5 6


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: