Posted by: retarigan | July 15, 2015

3 Februari ~ Sidney Newton Bremer


Kebangkrutan dalam karakter adalah kemiskinan dalam bentuk terburuk di masa ini.PENGARANG

Karakter adalah salah satu penggerak motivasi terdahsyat di dunia. Dalam bentuknya yang paling mulia, karakter menunjukkan kodrat manusia dalam bentuknya yang teragung, karena karakterlah yang mengarahkan manusia menjadi dirinya dalam bentuknya yang terbaik.

Karakter adalah diri kita sendiri. Sedang reputasi adalah anggapan orang lain tentang diri kita. Karakter terletak dalam jiwa kita masing-masing, sedang reputasi ada dalam kesan orang lain. karakter memberikan penilaian bagi diri kita sendiri, sedang reputasi ada dalam kesan orang lain. karakter memberikan penilaian bagi diri kita sendiri, sedang reputasi adalah nilai yang diberikan orang lain kepada diri kita.

Pada umumnya orang lebih tertarik kepada pendapat orang lain tentang diri mereka daripada bagaimana diri mereka yang sebenarnya. Mereka lebih mementingkan reputasi daripada karakter mereka. Padahal kebalikannyalah yang harus kita lakukan, karena karakter adalah segalanya.

Karena kita melakukan pengembaraan menuju sasaran kita, maka kita seharusnya peduli terhadap perlunya pembangunan karakter. Kita terlalu sering memberikan penekanan pada pembangunan keuangan, pembangunan gedung, pembangunan karier. Apa pun yang kita cari dalam hidup ini, seharusnya kita memberikan porsi memadai terhadap pembangunan karakter. Karakter adalah ciri moral dalam kehidupan manusia.

Dalam abad yang dipenuhi praktik bisnis, persaingan, profesionalisme dan kemerosotan moral ini, manusia terhebat adalah manusia yang memiliki karakter, bukannya manusia yang memiliki uang bermilyar-milyar. Manusia yang memiliki hati, manusia yang kuat, manusia yang memutuskan untuk melakukan hal-hal yang benar, manusia yang lebih mementingkan kejujuran, adalah manusia yang bisa berdiri tegak di tengah-tengah masyarakat dan tampil di atas dunia.

Dengan tidak adanya karakter baik, kita merosot menuju bentuk kebinatangan. Kita menjadi binatang rendah. Mendapatkan uang yang tak halal adalah suatu pelacuran karakter, walaupun uang itu diperoleh di kantor-kantor pengacara atau pun dalam lembaga yang memang punya reputasi buruk. Segudang uang tak menciptakan manusia. Manusia terbusuk adalah manusia yang memiliki banyak kekayaan material tetapi miskin dalam karakternya. Karakter adalah ciri utama kemanusiaan.

Sumber: Sidney Newton Bremer, 366 Esai untuk Memotivasi Diri, PT Pustaka Binaman Pressindo, 1993 p. 43 (Seri Pustaka Eksekutif No. 22)


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: