Posted by: retarigan | November 15, 2015

Daftar Genius 1: 50 Merek Genius


Dari peritel online Amazon hingga Zara, pedagang fashion Spanyol; dari raksasa mapan seperti Coca-Cola hingga pemain baru asal Kanada, Jonas Soda; pilihlah merek terbaik yang dapat Anda pelajari sebagai pemasar.

  1. Amazon: personalization service dan pilihan yang tanpa akhir.
  2. American Express: brand positioning dan hubungan yang personal.
  3. Apple: inovasi produk dan pasar, dan merek yang personal.
  4. Audi: brand heritage dan customer experience
  5. Blackberry: inovasi pasar dan memetic connections.
  6. Bloomberg: account management dan kepemimpinan pasar.
  7. Boden: kualitas produk yang tinggi dan customer loyalty.
  8. BMW: brand experience dan diliveri yang konsisten.
  9. Coca-Cola: brand leadership dan customer loyalty.
  10. CNN: disruptive marketing dan reputasi global.
  11. Disney: customer passion dan service delivery.
  12. Dyson: inovasi produk dan premium positioning.
  13. eBay: inovasi radikal dan model bisnis.
  14. Enterprise Rentacar: diferensiasi dan relationships.
  15. Freixenet: brand heritage dan premium positioning.
  16. Google: inovasi pasar dan inovasi terus-menerus.
  17. Gucci: customer relevance dan reputasi merek.
  18. Guggenheim: inovasi radikal dan public relations.
  19. Harley Davidson: brand heritage dan passionate community.
  20. Hurley: customer relevance dan individual personality.
  21. Ikea: model bisnis yang inovatif dan pertumbuhan pasar.
  22. Innocent: brand passion dan keaslian bisnis.
  23. Intel: ingredient branding dan customer relationships.
  24. Jet Blue: niche positioning dan proposisi inovatif.
  25. Jonas Soda: radical branding dan product customization.
  26. Krispy Kreme: reputasi merek dan customer experience.
  27. Lego: segment propositions dan affinity branding.
  28. Lexus: premium branding dan service delivery.
  29. Microsoft: kepemimpinan pasar dan inovasi produk.
  30. MTV: pengembangan konten dan channel integration.
  31. Nike: brand passion dan inovasi produk.
  32. Olympics: customer partnering dan reputasi merek.
  33. Panera Breads: service experience dan customer loyalty.
  34. Paul Smith: diferensiasi produk dan niche positioning.
  35. Pret A Manger: brand activation dan customer service.
  36. Porsche: niche marketing untuk profit lewat desain dan merek.
  37. Real Madrid: global branding dan personality development.
  38. Samsung: inovasi produk dan new market entry.
  39. Sky: pengembangan konten dan rights management.
  40. Starbucks: market entry dan brand experience.
  41. Starck: inovasi produk dan desain radikal.
  42. Sony: inovasi konsep dan brand management.
  43. Spain: reposisi merek dan reputasi manajemen.
  44. Stella Artois: premium branding dan desain kemasan.
  45. Tesco: customer strategy dan efficient delivery.
  46. Tiger Woods: personality endorsement dan manajemen.
  47. TY: inovasi produk dan customer loyalty.
  48. Visa: kepemimpinan global dan channel relationships.
  49. Westin Hotel: ingredient branding dan product licensing.
  50. Zara: local positioning dan kecepatan inovasi.

Adopsi dari Buku “Marketing Genius”, Author: Peter Fisk, p. 474-476


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: