Posted by: retarigan | November 16, 2015

Daftar Genius 2: 50 Pemasar Genius


Dari Jonathan Ive, guru desain Apple, hingga CEO Phil Knight yang mengembangkan Nike dari nol; dari pencipta Frappucino, Scott Bedbudy, hingga insane periklanan yang nyentrik, Trevor Beattie, menurut Anda, siapakah pemasar terbaik? Mampukah Anda mengikutinya?

  1. Scott Bedbury: mengajukan Just Do It pada Nike dan Frap pada Starbucks.
  2. Trevor Beattie: kreatif iklan yang tidak mau patuh, tidak sopan, dan inovatif.
  3. Jeff Bezos: dari Wall Street sampai Amazon, seorang visioner tulen.
  4. Johnny Boden: pemimpin karismatik dari perusahaan pakaian online
  5. Richard Branson: eksplorer global yang berani dan brand portfolio leader.
  6. John Browne: menemukan bahwa merek adalah inti dari BP.
  7. Clay Christensen: menciptakan dilemma kekacauan (dilemma of disruption) bagi inovator.
  8. Michael Dell: menantang model pasar TI dan bergerak langsung.
  9. Jean-Marie Dru: pemimpin TBWA Advertising dan pengarang buku
  10. Charles Dunstone: pengusaha yang menciptakan perantara telekomunikasi.
  11. James Dyson: desainer yang menemukan vacuum cleaner tanpa butuh kantung.
  12. Michael Eisner: mengembalikan keajaiban dalam diri orang-orang dan merek Disney.
  13. Niall Fitzgerald: mendorong pertumbuhan dan fokus di Unilever.
  14. Simon Fuller: bertanggung jawab pada merek-merek dunia hiburan yang mengalami sukses besar.
  15. Bill Gates: dengan visi sebuah PC di setiap rumah, di setiap meja.
  16. Martin George: memasarkan British Airways keluar dari masa pergolakannya.
  17. Seth Godin: dari Yahoo sampai Purple Cows, menyebarkan ide lewat blog.
  18. Stelios Haji-Ioannou: senang membuat segalanya mudah dan oranye.
  19. Gary Hamel: memenangkan jalan menuju pertumbuhan inovatif.
  20. Jonathan Ive: desainer genius di balik perjalanan mulus Apple.
  21. Kevin Kelly: melihat potensi jaringan dari dunia yang saling berhubungan.
  22. Chan Kim: memahami pasar melalui strategi blue ocean.
  23. Philip Kotler: bapak dari pemikiran pemasaran modern dan holistik.
  24. Nirmulya Kumar: menghubungkan pemasaran dan strategi bisnis.
  25. Steve Jobs: visioner pemasaran dari Toy Story dan iPod.
  26. Jean Noel Kapferer: ahli merek, menemukan value dari berbagai merek.
  27. Phil Knight: pelari dan akuntan, berubah menjadi pengusaha milarder.
  28. AG Lafley: mentransformasikan P&G dengan membuat pelanggan sebagai bos.
  29. Terry Leahy: memastikan bahwa setiap bantuan kecil menolong keberhasilan Tesco.
  30. Martin Lindstorm: menggugah seluruh perasaan Anda dalam dunia merek.
  31. Malcom McDonald: akademisi dengan visi menulis sebuah buku kartun.
  32. Rob Malcom: menfokuskan minumannya pada apa yang paling penting.
  33. Julian Metcalfe: menciptakan kegairahan dalam bisnis
  34. Keith Mills: menangkap customer loyalty lewat kartu-kartu dan data.
  35. Geoffrey Moore: melintasi jurang terjal, menembus angin tornado dan arus utama.
  36. David Needleman: menciptakan maskapai premium Amerika dengan tariff rendah.
  37. Michael O’Leary: menciptakan maskapai Eropa tanpa hidangan dengan tarif rendah.
  38. Don Pepper: misionaris one-to-one dan value of customer.
  39. Richard Reed: menambahkan karya iklannya untuk membuat minuman Innocent yang penuh rasa.
  40. Fred Reicheld: pelopor customer loyalty, dan bagaimana hal itu menghasilkan uang.
  41. Kevin Roberts: orang Saachi and Saatchi dengan
  42. Maurice Saatchi: intelektual periklanan yang meredefinisi sebuah generasi.
  43. Howard Schultz: dari Moby Dick sampai setiap sudut jalan, secangkir pada suatu saat.
  44. Paul Smith: nyentrik dan nakal, dan dipuja di Jepang.
  45. Martin Sorrell: ahli sihir keuangan di balik agensi-agensi kreatif terkemuka.
  46. Phillippe Starck: penyair Prancis yang menyalakan produk-produk di kepala mereka.
  47. Jim Stengel: pemimpin yang disiplin dan dapat dipercaya di dunia FMCG.
  48. Peter van Stolk: pemain ski frustrasi yang memberi kita kalkun dan kuah soda.
  49. Meg Whitman: pemasar klasik terlatih yang memimpin revolusi dunia ritel.
  50. Dan Wieden: agensi W&K, dan otak periklanan Nike.

Adopsi dari Buku “Marketing Genius”, Author: Peter Fisk, p.476-480


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: