Posted by: retarigan | November 23, 2015

VW BEETLE: DARI MIMPI MENJADI LEGENDA


VW Beetle 01

VW Beetle 01

Salah satu merek dan model mobil yang paling legendaris adalah Volkswagen Beetle, atau yang di Indonesia dikenal dengan sebutan VW Kodok. Seperti dibahas di kisah Volkswagen, pengembangan Beetle berawal dari keinginan pemerintah Jerman menyediakan mobil ekonomis yang terjangkau oleh masyarakat. Setelah beberapa tahun tidak menemukan rancangan yang layak produksi, Adolf Hitler mendorong para pemain di industri otomotif untuk segera merancang produk yang dimaksud.

Saati itu Ferdinand Porsche yang menjabat sebagai kepala desainer Daimler-Benz ditunjuk menangani proyek nasional ini. Pada tahun 1933 Adolf Hitler bertemu dengan Ferdinand untuk mendiskusikan rancangan mobil yang satu ini. Dalam rancangannya, Hitler menginginkan mobil dapat memuat 4-5 penumpang, dilengkapi dengan air conditioner, mesin yang bandel, dan yang terpenting harga mobil harus di bawah 1.000 mark Jerman atau setara dengan US$250 saat itu.

VW Beetle 02

VW Beetle 02

Keberhasilan mobil ini memang sangat diharapkan oleh Hitler. Bermodal keberhasilan ini, Hitler berharap dapat lebih mudah meraih dukungan publik pada beberapa rencana yang akan ia jalankan, terutama untuk mendukung usulan kebijakannya di dunia militer. Demi terwujudnya rencana besar ini Hitler mengambil sejumlah kebijakan, antara lain mengalihkan alokasi beberapa pemakaian besi dan baja dari sektor industri lain untuk mendukung proses perancangan mobil ini. Selain itu Hitler juga mengalihkan sebagian uang yang tadinya dialokasikan bagi Nazi untuk mendanai keperluan proyek. Untuk mendukung sisi produksi, Hitler mengambil alih satu lahan luas di Wolfsburg milik Earl Von Schulenberg untuk dijadikan lokasi pabrik.

Saat itu Ferdinand telah memiliki konsep dasar mobil ekonomis tapi belum sempat merealisasikannya. Kerja sama antara Hitler dan Ferdinand meningkatkan optimisme banyak pengamat. Tentu merupakan kombinasi yang sangat baik apabila seseorang seperti Hitler – yang memiliki pengaruh politik dan sumber daya yang kuat – bekerja sama dengan Ferdinand – pakar genius dalam bidang otomotif – yang telah memiliki perencanaan jelas. Namun faktanya, pabrik di Wolfsburg belum bisa segera berproduksi secara optimal karena Hitler telanjur memulai Perang Dunia II dengan menginvasi Austria, dan menyerang Cekoslowakia serta Polandia. Akibatnya selama perang dunia berlangsung pabrik ini justru diberdayakan untuk memproduksi segala perlengkapan perang.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: