Posted by: retarigan | November 23, 2015

XEROX: PERINTIS MESIN FOTOKOPI DUNIA


Xerox 01

Xerox Logo

Hasil fotokopi yang tahan lama sangat mustahil pada era B.C. (baca: before Carlson). Sebelumnya sistem fotokopi menggunakan teknologi termografi. Sayangnya hasil fotokopi yang menggunakan teknologi ini tidak dapat bertahan lama. Chester Carlson mengubah industri setelah berhasil mengembangkan produk yang menjadi terobosan kala itu. Ia menyebut penemuan ini sebagai “xerography”, suatu kata turunan dari bahasa Yunani yang memiliki arti “tulisan kering”.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1906 oleh Chester di New York. Sebelum memutuskan mendirikan perusahaan, Chester bekerja sebagai karyawan dari salah satu perusahaan elektronik dan dalam kesehariannya banyak berkecimpung dalam pengurusan hak paten. Pengalaman ini memberikan banyak manfaat bagi Chester di kemudian hari, mengingat perusahaan yang membuat terobosan dan kemudian aplikasinya banyak digunakan di dunia bisnis tentu harus dilindungi dengan paten.

Xerox 03

Xerox 02

Saat masih menjadi karyawan, Chester menemukan kesulitan dalam proses bekerja, terutama ketika hendak menyalin dokumen. Dalam pekerjaan yang ia tekuni saat itu biasanya proses administrasi membutuhkan penyalinan dokumen dalam jumlah banyak, yang sebagian besar dikerjakan dengan tangan. Menurutnya, proses penyalinan ini sangat merepotkan bila dikerjakan secara manual, menghabiskan banyak waktu dan biaya. Hal ini diperparah dengan kondisi Chester yang memiliki mata rabun dan mengidap artritis.

Melalui pengalaman ini, ia melihat peluang membuat mesin yang dapat mempermudah proses penyalinan dokumen dengan lebih cepat dan murah. Chester pernah mencoba mengajak Eastman Kodak bekerja sama, tapi tampaknya Kodak kurang tertarik bergabung dalam riset pengembangan produk lebih lanjut. Mungkin Kodak menyesali keputusannya itu kalau melihat apa yang dapat dicapai oleh buah pemikiran Chester saat ini.

Xerox 05

Xerox 03

Karena Kodak tidak berminat, akhirnya Chester berusaha mengembangkan produk tersebut di perusahaannya sendiri. Pada tahun 1938 Chester berhasil mengembangkan alat yang dapat menyalin gambar dari satu kertas ke kertas yang baru dengan menggunakan listrik statis. Tentu penemuan ini memiliki potensi yang besar bila dikembangkan dengan baik. Namun, awalnya penemuan ini sangat sulit dijual. Selama 10 tahun Chester menawarkannya ke banyak perusahaan, sampai akhirnya suatu perusahaan kecil di kota New York bernama Haloid membeli hak untuk mengembangkan mesin xerographic. Haloid kemudian berganti nama menjadi Haloid Xerox dan pada tahun 1959 meluncurkan Xerox 914 sebagai mesin fotokopi otomatis pertama di dunia. Majalah Fortune menyebutnya sebagai produk paling sukses yang dipasarkan di Amerika Serikat saat itu. Pada tahun 1968 penjualan perusahaan mencapai US$1 miliar dan perusahaan menjadi 1 dari 100 perusahaan terbesar di Amerika Serikat.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: