Posted by: retarigan | November 25, 2015

AVON: MEREK YANG DEKAT DENGAN WANITA


Avon 01

Avon 01

Perubahan dalam lingkungan sering kali menyulitkan perusahaan. Bila perusahaan tidak mampu mengatasi dan merespons dengan baik, bisa jadi operasional perusahaan terganggu dalam jangka pendek atau bahkan perusahaan menjadi bangkrut dalam jangka panjang. Kodak adalah salah satu contoh perusahaan yang mengalami kebangkrutan karena tidak berinovasi dengan baik sesuai dengan perubahan lingkungan.

Menarik mengamati situasi yang pernah Avon hadapi pada masa lalu terkait dengan perubahan lingkungan. Avon didirikan pada tahun 1886 dan bergabung menjadi California Parfume pada tahun 1916. Avon menggunakan tenaga wanita dalam penjualan produk yang disebut Avon Ladies dan jumlahnya mencapai 40 juta orang. Umumnya mereka menjual produk kepada kenalan, teman, saudara, dan tetangga. Selain itu, pendekatan yang dilakukan adalah penjualan langsung (direct selling) pada konsumen, yaitu mereka memperlihatkan produk, mengambil, dan mengantar pesanan. Dengan penjualan langsung, Avon tidak perlu bersaing dengan kompetitor untuk mendapatkan ruang jual di toko dan merayu pedagang untuk menjual produknya. Penjualan langsung ini juga membuat konsumen merasa nyaman sekaligus bisa mendapat nasihat perawatan atau rekomendasi langsung. Sistem ini berjalan cukup baik dan mampu meningkatkan kinerja perusahaan.

Avon 02

Avon 02

Cara ini dianggap revolusioner di industri kala itu, mengingat sebelumnya wanita tidak pernah bekerja di luar rumah dan hal ini menjadi terobosan besar dalam emansipasi wanita. Sebagai catatan, sekitar 30 tahun setelah Avon berupaya memberdayakan kaum perempuan, barulah mereka memperoleh hak voting dalam pemilu Amerika Serikat. Avon turut berkontribusi meningkatkan peran kaum wanita dalam kehidupan dan masyarakat. Avon memang memiliki komitmen menciptakan peluang bagi wanita, tidak hanya di Amerika Serikat tapi juga di seluruh penjuru duniam agar berkesempatan meningkatkan taraf perekonomian keluarga. Tidak hanya memberikan kesempatan, Avon juga peduli akan beberapa isu yang erat berkaitan dengan kaum wanita, seperti kanker payudara dan kekerasan dalam rumah tangga. Untuk membantu penanganan kedua isu ini, Avon mendirikan lembaga sosial sendiri dan bekerja sama dengan berbagai organisasi terkait.

Avon 03

Avon 03

Tak hanya di luar perusahaan, di dalam perusahaan pun Avon memberikan peluang yang sama dalam berkarier bagi laki-laki dan perempuan. Perusahaan memiliki proporsi karyawan laki-laki dan perempuan yang paling berimbang dibandingkan dengan perusahaan lain. Perlu diingat bahwa pada masa itu tidak banyak perusahaan yang melakukan hal serupa, bahkan sampai saat ini pun isu ini masih sering menjadi pembahasan. Beberapa artikel media ternama masih sering mengangkat topik mengenai tingkat partisipasi kaum wanita dalam tim manajemen.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: