Posted by: retarigan | November 27, 2015

SWATCH: MENGUBAH WAJAH INDUSTRI ARLOJI DUNIA


Swatch 01

Swatch 01

Swatch merupakan merek arloji yang tentu tidak asing lagi bagi masyarakat luas. Swatch menggapai keberhaslan di banyak pasar di dunia. Swatch bahkan dianggap berhasil memengaruhi dan mengubah industri arloji dunia selamanya. Hal ini tidak lepas dari peranan penting Max Imgruth selaku presiden direktur perusahaan pada tahun 1980-an.

Swatch 02

Swatch 02

Sejak lama Swiss telah dikenal sebagai Negara produsen arloji paling terkemuka di dunia. Pencapaian ini tidak terjadi dalam sekejap, tapi merupakan akumulasi pengalaman dan pembentukan kepercayaan pasar global dalam waktu yang sangat panjang. Pada tahun 1950-an industri arloji Swiss berhasil menguasai 80 persen pasar arloji di Negara non-komunis. Jam tangan Swiss dibuat oleh para perajin dengan tingkat keahlian tinggi, yang sebagian besar tergabung dalam dua perusahaan produsen arloji besar bernama Allgemeine Schweizer Uhrenindustrie (ASUAG) dan Société Suisse pour I’industrie Horlogére (SSIH).

Swatch 03

Swatch 03

Industri Swiss berhasil menguasai pasar sampai pertengahan tahun 1970-an. Dominasi industri arloji Swiss berkurang ketika jam elektronik mulai diproduksi secara missal. Hal ini mengubah situasi dan industri arloji selamanya. Pembuatan jam mekanik membutuhkan keahlian tinggi dan proses yang cukup memakan waktu, sedangkan jam elektronik dapat diproduksi secara missal dan menggunakan mesin otomatis. Perusahaan arloji Swiss mendapat perlawanan kuat dari para pendatang baru, terutama dari negara-negara Asia seperti pesaing ketat dari Jepang dan produsen yang memberlakukan upah rendah seperti Hongkong, Singapura, Taiwan, dan Korea. Pesaing-pesaing ini dapat menyediakan arloji elektronik dengan harga murah dan tingkat akurasi lebih tinggi.

Arloji-arloji jenis baru ini sebenarnya memakai teknologi yang pertama dikembangkan oleh Swiss, yaitu penggunaan quartz di jam tangan pada tahun 1968. Namun, perusahaan Swiss dianggap lambat menangkap potensi teknologi baru ini. mereka memiliki ketakutan karena teknologi baru ini belum teruji dan belum tentu konsumen menanggapinya dengan antusias. Perusahaan Jepang mengadaptasi teknologi ini dan secara perlahan terus meningkatkan pangsa pasar internasional. Penguasaan pasar jam tangan Swiss terus merosot, bahkan pada tahun 1979 tercatat penguasaan pasar hanya sebesar sepertiga dari total industri. Selain langkah yang diambil kompetitor, industri jam Swiss juga terpukul oleh resesi perekonomian di Swiss saat itu.

Swatch 04

Swatch 04

Pada tahun 1985-an dua perusahaan terbesar Swiss, yaitu ASUAG dan SSIH, melakukan merger yang diikuti dengan pengembangan strategi perusahaan. Upaya merger ini berujung pada dipakainya Swatch sebagai nama perusahaan. Pada awalnya Swatch membidik pasar entry-level yang sebelumnya dirambah oleh para pesaing dari Jepang, seperti Seiko dan Citizen. Oleh karenanya, sangatlah penting bagi Swatch untuk memiliki faktor diferensiasi produk yang tidak dimiliki oleh produsen-produsen arloji lain.

Swatch pun berupaya mengubah anggapan bahwa arloji hanyalah alat penunjuk waktu menjadi aksesori fesyen atau perhiasan. Perubahan strategi perusahaan memiliki beberapa elemen utama. dari segi desain, arloji Swatch diarahkan pada empat konsep, yaitu muda dan trendi, aktif dan sporty, cool dan bergaya hidup tinggi, serta klasik. Secara garis besar, semakin trendi desain suatu arloji tangan, semakin pendek siklus produknya di pasar. Sebaliknya, semakin klasik desain suatu arloji, semakin lama siklus produk itu bertahan di pasaran.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: