Posted by: retarigan | December 8, 2015

CESSNA: CINDERELLA YANG BERHASIL NAIK KELAS


Cessna 01

Cessna 01

Bagaimana bila perusahaan hendak beralih ke pasar yang lebih mewah dan canggih, padahal belum pernah menangani atau berpengalaman di pasar itu? Hal inilah yang coba dilakukan produsen pesawat Cessna pada tahun 1960-an. Pada masa itu, Cessna dikenal sebagai produsen pesawat kecil bermesin dua yang sangat berhasil dan dapat diandalkan. Pesawatnya telah banyak digunakan oleh angkatan udara Amerika Serikat sejak dulu.

Merek ini lahir karena seorang petani di negara bagian Kansas, Amerika Serikat yang bernama Clyde V. Cessna menghadiri pertunjukan acrobat udara di Oklahoma pada tahun 1911. Clyde – yang kesehariannya bekerja sebagai petani, mekanik, dan tenaga

Cessna 02

Cessna 02

penjual otomotif – terinspirasi membuat pesawat sendiri untuk terbang. Ia menyadari bila dikelola dengan baik, jasa penerbangan akan banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Amerika Serikat. Untuk itu, bermodal uang secukupnya dan tekad kuat, Cylde membeli seperangkat pesawat di New York.

Dengan perangkat yang cukup sederhana, sekembali di kampung halaman Cylde mencoba merakit pesawat. Bersama saudaranya Roy, ia mencoba menerbangkan pesawat tersebut. Namun, kurang pengalaman mereka gagal dan pesawat hancur. Setelah tiga belas

Cessna 03

Cessna 03

kali melakukan percobaan dan perbaikan akhirnya Clyde berhasil menerbangkan pesawat dengan cukup baik. Namun, ia masih mengalami kesulitan saat hendak berbelok dan mendarat. Oleh karenanya, Cylde selalu mengakhiri penerbangan dengan menabrakkannya ke tanah.

Berdasarkan pengalaman selama terbang, Clyde melakukan berbagai modifikasi yang dapat memudahkannya melakukan maneuver selama penerbangan. Beberapa bulan kemudian, sekitar Juni 1911, Clyde akhirnya sukses melakukan penerbangan dengan sempurna. Tak lama kemudian ia mengasah kemampuan terbang dan berpartisipasi dalam beberapa pameran dirgantara.

Cessna 04

Cessna 04

Beberapa tahun setelahnya Clyde kembali melakukan penyempurnaan produk, terutama untuk memudahkan kemudi dan keseimbangan pesawat. Secara bertahap Clyde melakukan produksi dan mulai melayani permintaan pembuatan. Namun, kegiatan perusahaan sempat terhenti pada masa Perang Dunia I dan baru mulai beroperasi lagi pada tahun 1925 setelah dibujuk rekan bisnisnya. Perusahaan belum menunjukkan kinerja baik pada masa itu bahkan sempat mengalami penghentian produksi selama beberapa kali karena situasi industri yang tidak kondusif.

Cessna 05

Cessna 05

Perusahaan baru berkembang pesat setelah diminta membantu memasok kebutuhan militer pada masa Perang Dunia II. Karena banyaknya permintaan, Cessna dengan cepat memperbesar ukuran organisasi. Sebagai gambaran, pada Juli 1940 perusahaan tercatat “hanya” memiliki 200 karyawan, tapi tujuh bulan kemudian telah memiliki sekitar 1.500 pekerja yang sebagian besar memiliki fungsi di bagian produksi. Sejalan dengan perang dunia, nama perusahaan mulai dikenal berbagai pihak yang memiliki kebutuhan pesawat terbang. Perusahaan pun terus berkembang setelah Perang Dunia II usai.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: