Posted by: retarigan | March 17, 2016

Planet Hollywood yang Lupa Jati Dirinya


Planet Hollywood 01

Planet Hollywood 01

Seiring dengan perjalanan waktu banyak pengalaman dan cerita yang kita temui. Pengalaman yang baik akan menjadi sumber motivasi sebagai pendorong menjadi lebih baik. Pengalaman yang buruk menjadi sumber pembelajaran dan perbaikan dari situasi saat ini. Dalam kesempatan ini, Marketeers membagikan 100 Classic Marketing Stories sebagai sumbangan kecil pada dunia bisnis saat ini. Inilah kumpulan dari 100 kasus pemasaran menarik yang pernah terjadi sepanjang masa.

Planet Hollywood 02

Planet Hollywood 02

Beberapa puluh tahun terakhir ini kita sering melihat perusahaan menggandeng artis untuk meningkatkan image perusahaan atau juga mendongkrak pembelian. Contohnya ketika serial Oprah masih tayang, setiap buku yang sempat dibicarakan dalam acara tersebut hampir dapat dipastikan akan menjadi best seller. Beberapa merek mendapat bantuan dari para pendirinya yang merupakan selebritis atau sosialita sebagai contoh merek Virgin yang banyak sekali terbantu Richard Branson. Contoh lainnya merek produk yang dikondisikan agar memiliki asosiasi yang kuat dengan artis-artis tertentu seperti berupa gambar, tulisan, dan lain-lain. Biasanya merek-merek itu mengalami keberhasilan kecuali artis yang di-endorse mengalami masalah namun lain halnya seperti yang dialami oleh Planet Hollywood.

Planet Hollywood 03

Planet Hollywood 03

Planet Hollywood memiliki beberapa investor dari kalangan selebritis ternama seperti Bruce Willis, Demi Moore, Whoppie Goldberg, Arnold Swarzenegger, dan Sylvester Stallone. Tempat ini dipromosikan dengan besar ketika peluncuran pertamakalinya pada tahun 1991. Dengan cepat perusahaan melakukan ekspansi secara cepat dan dengan segera berjumlah 80 unit di seluruh dunia. Namun pada tahun 1999 perusahaan mengalami kebangkrutan dan sejumlah cabang restoran ini dikabarkan ditutup.

Planet Hollywood 04

Planet Hollywood 04

Planet Hollywood terus mengalami penurunan konsumen dan hanya dapat mempertahankan beberapa cabang di lokasi-lokasi restauran pertama kali berdiri. Agar dapat bertahan, perusahaan memperoleh suntikan dana dari investor asal Arab Saudi. Bagaimana tempat makan ternama ini hancur dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun?

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: