Posted by: retarigan | March 20, 2016

Kesulitan Pepsi dalam Menentukan Diferensiasi


Pepsi 01

Pepsi 01

Seiring dengan perjalanan waktu banyak pengalaman dan cerita yang kita temui. Pengalaman yang baik akan menjadi sumber motivasi sebagai pendorong menjadi lebih baik. Pengalaman yang buruk menjadi sumber pembelajaran dan perbaikan dari situasi saat ini. Dalam kesempatan ini, Marketeers membagikan 100 Classic Marketing Stories sebagai sumbangan kecil pada dunia bisnis saat ini. Inilah kumpulan dari 100 kasus pemasaran menarik yang pernah terjadi sepanjang masa.

Pepsi 02

Pepsi 02

Pertempuran Pepsi dengan Coca Cola memang tidak ada habisnya, ada begitu banyak babak dan front pertempuran di berbagai negara. Pada tulisan kali ini, kita akan membahas salah satu bab di antaranya. Pada tahun 1992, Pepsi menemukan bahwa ada gap di pasar. Menurut Pepsi konsumen saat itu membutuhkan jenis minuman Cola yang jernih. Setelah mengeluarkan berbagai macam produk seperti diet cola, cherry cola, cola bebas gula, cola bebas kafein, perusahaan berusaha mengeluarkan produk yang satu ini.

Pepsi 03

Pepsi 03

Setelah beberapa bulan melakukan tes dan eksperimen perusahaan memiliki formula minuman terbaru yang dinamakan Crystal Pepsi dan secara bersamaan juga mengeluarkan produk Diet Crystal Pepsi. Saat itu perusahaan memiliki keyakinan bahwa kedua produk ini menjadi jawaban kebutuhan konsumen saat itu. Produk ini menawarkan cola buatan Pepsi yang paling murni. Namun yang menjadi permasalahan ini di sini, konsumen sebenarnya tidak mengetahui bagaimana rasa Pepsi Cola sebenarnya mereka agak bingung ketika dihadirkan cola yang “murni”.

Pepsi 04

Pepsi 04

Produk tersebut gagal setelah diluncurkan, kemudian setahun kemudian perusahaan meluncurkan produk formula baru yang agak mirip. Pada tahun 1994, Pepsi melakukan beberapa pembenahan dan meluncurkan kembali produk dengan brand “Crystal” saja. Namun konsumen menyadari bahwa produk tersebut tidak mengalami banyak perubahan dan persepsi tidak populer dari produk terdahulu masih menempel pada produk baru ini.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: