Posted by: retarigan | March 22, 2016

Levi’s yang Tidak Fokus Menggarap Produk


Levi's 01

Levi’s 01

Seiring dengan perjalanan waktu banyak pengalaman dan cerita yang kita temui. Pengalaman yang baik akan menjadi sumber motivasi sebagai pendorong menjadi lebih baik. Pengalaman yang buruk menjadi sumber pembelajaran dan perbaikan dari situasi saat ini. Dalam kesempatan ini, Marketeers membagikan 100 Classic Marketing Stories sebagai sumbangan kecil pada dunia bisnis saat ini. Inilah kumpulan dari 100 kasus pemasaran menarik yang pernah terjadi sepanjang masa.

Levi's 02

Levi’s 02

Levi’s tidak diragukan lagi merupakan merek klasik yang banyak dikenal di berbagai negara. Pada 100 classic marketing, pun penulis telah membahas mengenai perkembangan merek yang satu ini mulai dari awal sampai dengan keberhasilannya. Pada tulisan kali ini, kita akan membahas perkembangan selanjutnya dari merek jeans paling terkenal di dunia ini. Rahasia kesuksesan merek ini adalah kemampuan perusahaan untuk produksi masal sekaligus unik secara bersamaan. Tidak ada merek lain yang populer di berbagai kalangan (Presiden Amerika juga mengenakan merek ini) namun juga berhasil mempertahankan jiwa pemberontakan, revolusi, dan melawan budaya. Levi’s menjadi gabungan antara fashion dan anti fashion.

Levi's 03

Levi’s 03

Namun merek ini mengalami masa sulit yang cukup membahayakan perusahaan. Hal ini terlihat dari penurunan penjualan produk dari 7.9 milliar dolar Amerika pada tahun 1996 menjadi 4.3 juta dollar di tahun 2001. Perusahaan berusaha untuk mengembangkan produk dengan lebih luas lagi. Mereka mengeluarkan sub brand “Silvertab” dan juga membuat lini produk baru yang ditandai oleh tanda warna oranye. Namun hal ini mendapat respon negatif di kalangan kritikus karena dianggap dapat merusak image produk. Selain itu, Levi’s juga kurang dapat menahan perkembangan beberapa merek jeans yang dibuat oleh desainer seperti Calvin Klein, Diesel, dan Tommy Hilfiger. Levi’s hanya merespon situasi persaingan ini dengan menghadapi kompetisi menggunakan inovasi seadanya dengan merek yang sama. Padahal situasi saat itu merek sedang menghadapi permasalahan serius.

Pages: 1 2


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: