Posted by: retarigan | May 12, 2016

Carl Cook: Pewaris Kerajaan Bisnis Cook Group


FENOMENA: CARL COOK

Carl Cook: Pewaris Kerajaan Bisnis Cook Group (1)

Oleh Issa Almawadi

Carl Cook 01

Carl Cook 01

Nama Carl Cook masuk daftar orang terkaya Forbes tahun ini. Per Mei 2015, harta Carl ditaksir senilai US$ 6,7 miliar atau orang terkaya peringkat 72 di Amerika Serikat (AS). Kekayaan Carl sempat menuai kontroversi lantaran sang ayah sudah mewariskan harta kepadanya belasan tahun sebelum meninggal dunia. Kasak-kusuk yang merebak, upaya itu bertujuan menghindari beban pajak. Toh, harta Carl memang bertambah sejak menakhodai perusahaan di tahun 2011.

Ada banyak jalan menjadi kaya. Jalan yang tak selalu bisa ditempuh banyak orang adalah lahir di keluarga kaya raya. Jerih payah kedua orangtua itulah yang melatarbelakangi Carl Cook menjadi miliarder.

Carl merupakan anak William “Bill” Cook dan Gayle Cook. Mereka adalah pendiri Cook Group, perusahaan alat-alat kesehatan di Amerika Serikat (AS). Sejak berdiri tahun 1963 silam, Cook Group menjadi salah satu produsen alat kesehatan yang diperhitungkan.

Kesuksesan kedua orangtua membawa berkah bagi Carl. Saat Bill mengembuskan nafas terakhir di tahun 2011, Carl yang menerima warisan harta keluarganya karena sebagai satu-satunya anak pasangan Cook.

Nama Carl langsung masuk deretan orang kaya dunia versi Forbes pada tahun 2015 ini, atau empat tahun setelah dirinya menempati posisi pucuk tertinggi Cook Group. Forbes mencatat, kekayaan Carl mencapai US$ 6,7 miliar per Mei 2015. Harta berlimpah ini menempatkannya di peringkat 216 orang kaya dunia dan peringkat 72 orang terkaya AS.

Tapi, kekayaan Carl tidak semata-mata hanya mengandalkan warisan sang ayah. Dia juga punya kemampuan berbisnis. Modal ayah tiga orang anak ini berupa gelar Master of Business Administration dari University of Iowa.

Terbukti, satu tahun sejak Carl menjabat pucuk pimpinan Cook Group, perusahaan ini mencatat pendapatan senilai US$ 2 miliar. Harta pebisnis jarum, kateter, dan produk medis lainnya ini pun meningkat menjadi US$ 5,8 miliar.

Kala itu, Carl masuk daftar orang kaya dunia di urutan ke-251 untuk pertama kalinya. Sayangnya, warisan Bill dan Gayle ke Carl sempat memunculkan kontroversi. Menurut catatan Bloomberg, pelimpahan kekayaan Bill dan Gayle ke Carl dilakukan untuk menghindari pajak.

Bahkan, dalam buku biografi Bill Cook yang ditulis Bob Hammel, Bill mengungkapkan, dirinya memilih memindahkan saham perusahaan ke tangan Carl lewat Gayle. Dalam buku itu, Bill juga menyebut, pihaknya membutuhkan waktu hingga 15 tahun untuk mengalihkan saham ke Carl agar pajak tidak memberatkan kinerja perusahaan.  “Itu bisa terjadi. Anda bisa menghancurkan perusahaan Anda dengan mengalihkan atau menjual saham kepada anak-anak anda karena pajak properti,” tulis Bill di buku itu.

Sementara, bagi Carl, kritik tidak akan pernah berakhir. Selalu ada beberapa manuver atau keputusan lain yang dilakukan dan Anda harus menyesuaikan sesuatu. “Tapi, pada intinya adalah apa yang harus dilakukan, maka lakukanlah,” tulis Carl.

Kritik lain juga pernah muncul saat terpilihnya Carl untuk menjalankan bisnis Bill. Kontroversi datang dari mantan partner Bill, yakni Bob Lauth. Dia adalah seorang pengembang yang pernah menjalin kerjasama dengan Bill sebelum akhirnya hubungan kedua pihak rusak.

Mengetahui Carl yang menjadi penerus Bill, Lauth menuduh bahwa anak Bill itu tidak kompeten. Dalam http://www.ibj.com, pengacara Lauth menyebut Carl merupakan sosok yang suka tertidur, corat-coret tidak jelas atau bermain gim di ponsel saat menghadiri pertemuan bisnis.

Bahkan, Lauth menuduh Carl pernah menggelar pertemuan rahasia untuk mendepak dirinya dari jajaran direksi proyek. Namun tuduhan tersebut langsung dibantah pengacara Carl dengan mengatakan bahwa kliennya punya kontribusi signifikan ketimbang Lauth.  Apalagi, Carl sudah bergabung dengan Cook Group sejak tahun 1988 atau setelah meraih gelar MBA dari University of Iowa dan gelar sarjana teknik listrik dari Universitas Purdue tahun 1984.

Sumber: http://internasional.kontan.co.id/news/carl-cook-pewaris-kerajaan-bisnis-cook-group-1/2015/05/19

Pages: 1 2 3 4


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: