Posted by: retarigan | July 22, 2016

Dampak Tidur terhadap Kinerja dan Produktivitas


Asyik, Pegawai di Perusahaan Ini Dibayar untuk Tidur

Author: Rahma Lillahi Sativa

Tidur 01

Tidur 01

Banyak yang menyepelekan kekuatan tidur untuk meningkatkan produktivitas kerja. Kalau perlu, perusahaan harus menyediakan jam tidur siang khusus untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Namun terobosan yang dilakukan perusahaan asuransi bernama Aetna ini sungguh di luar kebiasaan. Mereka tak hanya mendorong agar pegawainya cukup tidur, tetapi juga memberikan imbalan uang supaya mereka semakin termotivasi.

Kebijakan ini sebenarnya tidak baru, melainkan sudah diperkenalkan sejak tahun 2009, hanya saja belum diikuti serentak oleh seluruh pekerja. Terhitung tahun lalu, jumlah pegawai yang ikut serta dalam skema ini baru 12.000 orang dari total pegawai Aetna yang mencapai 25.000 orang.

Imbalan uangnya pun cukup menggiurkan. Staf perusahaan asal AS itu bisa mengantongi insentif sebesar 25 dollar AS (kisaran Rp 329.000) jika mereka bisa tidur 7 jam atau lebih selama 20 hari berturut-turut. Tiap tahun, seorang pegawai yang ambil bagian dalam program ini bisa memperoleh sekitar 300 dollar AS (Rp 3,9 juta).

Lalu bagaimana memastikan para pegawai ini memenuhi komitmennya? Mereka bisa memilih sendiri, apakah mau mengenakan monitor tidur yang dipasang di pergelangan tangan dan tersambung langsung ke kantor pusat Aetna atau membuat catatan manual tentang seberapa lama mereka tidur setiap malam.

“Skema ini adalah salah satu bagian dari beragam gaya hidup sehat yang ingin kami biasakan ke mereka,” tandas Kay Mooney, wakil direktur Aetna seperti dilaporkan BBC.

Di sisi lain, mereka ingin menjadikan perusahaan sebagai semacam ‘laboratorium hidup’ untuk melihat apakah program serupa juga bisa diaplikasikan di perusahaan berskala besar lainnya atau tidak.

“Kami juga tak khawatir (jika staf berbohong, red), sebab kami mempercayai mereka,” imbuhnya.

Sebuah studi yang dilakukan di Eropa pada tahun 2015 mengungkap, pekerja yang tidur kurang dari tujuh sampai delapan jam permalam mengalami penurunan produktivitas yang signifikan dibanding mereka yang tidur lebih dari delapan jam.

Penelitian lain dari University of California menjelaskan, kurang tidur juga bisa membuat seseorang mudah jatuh sakit.

Adopsi dari: http://health.detik.com/read/2016/07/02/130256/3247349/763/asyik-pegawai-di-perusahaan-ini-dibayar-untuk-tidur

Pages: 1 2 3 4 5 6


Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: